IHSG Sesi I Ditutup Menguat 1,51 Persen Didorong Sektor Properti

IHSG Sesi I Ditutup Menguat 1,51 Persen Didorong Sektor Properti
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Foto: NET)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada perdagangan sesi pertama, Kamis (23/7/2026). Indeks melesat 1,51 persen atau bertambah 96 poin menuju posisi 6.430.

IHSG hingga waktu istirahat siang ini disokong oleh sektor properti yang tumbuh 4,45 persen, diikuti sektor energi 4,31 persen, teknologi 2,83 persen, bahan baku 2,70 persen, serta industri 2,36 persen. 

Kemudian, barang konsumsi nonprimer 2,20 persen, transportasi 1,93 persen, infrastruktur 1,57 persen, barang konsumsi primer 1,02 persen, keuangan 0,22 persen, dan kesehatan 0,10 persen.

Mengenai pergerakan saham, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi salah satu pendorong utama penguatan IHSG usai melonjak 3,87 persen ke posisi Rp 940 per saham. 

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turut terangkat 3,86 persen ke Rp 4.310, sedangkan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melaju 2,43 persen ke Rp 3.800.

Sebaliknya, beberapa saham dengan kapitalisasi pasar besar terpantau masih tertahan di zona merah. PT Astra International Tbk (ASII) menyusut 0,97 persen ke Rp 5.100, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) merosot 0,78 persen ke Rp 2.560, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terpangkas 0,77 persen ke Rp 6.450.

Perlu dipahami, sampai pukul 12.00 WIB, indeks bertengger di area 6.430,154 atau terangkat 95,678 poin setara 1,51 persen dari penutupan perdagangan yang lalu. 

Sepanjang sesi pertama, IHSG konsisten melaju di zona hijau setelah dibuka pada posisi 6.346,616. Indeks sempat menyentuh titik terendah 6.338,244, sebelum akhirnya berbalik menguat hingga mencapai level tertinggi di 6.437,201.

Kegiatan perdagangan terpantau cukup padat. Nilai transaksi menyentuh Rp 11,898 triliun dengan volume perdagangan mencapai 34,810 miliar saham yang berpindah tangan sebanyak 1.755.997 kali. 

Dari total saham yang diperjualbelikan, 450 saham mencatatkan kenaikan, 166 saham mengalami penurunan, dan 177 saham tidak bergerak. Di samping itu, nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) menembus Rp 11.286,103 triliun.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index