JAKARTA — Perusahaan properti PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) menyampaikan kabar mengenai pengunduran diri Charles Rigoux dari posisinya sebagai Komisaris Perseroan.
Corporate Secretary LPCK, Kevin Girsang, mengungkapkan bahwa pihak perseroan telah menerima surat pengunduran diri resmi dari Charles Rigoux pada tanggal 17 Juli 2026.
"Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham terkait dengan pengunduran diri tersebut akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Kevin dalam keterbukaan informasi, Selasa (21/7/2026).
Pihak manajemen juga menegaskan bahwa keputusan mundurnya Charles Rigoux ini sama sekali tidak memengaruhi operasional ataupun jalannya roda bisnis perusahaan.
"Tidak ada dampak dari kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap Perseroan," tambah Kevin.
Mengenai profilnya, Charles Rigoux dikenal sebagai seorang profesional yang bergerak di sektor investasi. Saat ini, ia aktif di Gateway Partners, sebuah firma investasi yang berkonsentrasi pada growth capital serta special situations untuk wilayah Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, hingga Afrika.
Sebelum meniti karier di Gateway Partners, Charles pernah bekerja di Standard Chartered Bank Singapura pada divisi Financial Sponsors Group. Di sana, ia fokus menangani transaksi merger dan akuisisi (M&A) sekaligus leveraged finance di kawasan Asia Tenggara.
Ia juga sempat bekerja di BNP Paribas sebagai bagian dari tim Corporate Finance di Hong Kong dan Singapura untuk mengurus transaksi M&A dan equity capital markets (ECM) di kawasan Asia.
Di LPCK sendiri, Charles tercatat sebagai anggota Komite Audit sejak tahun 2024. Dari latar belakang pendidikan, ia meraih gelar Magister Teknik dari EFREI pada 2009 serta Master in Strategic Management dari HEC Paris pada 2010.
Langkah Charles Rigoux untuk mundur ini terjadi berselang beberapa bulan setelah PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) melakukan perombakan pada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 8 Mei 2026 lalu.
Kala itu, para pemegang saham menyepakati struktur baru Dewan Komisaris yang dipimpin oleh Didik Junaedi Rachbini selaku Presiden Komisaris Independen.
Posisi komisaris lainnya ditempati oleh Hadi Cahyadi selaku Komisaris Independen, serta Charles Rigoux dan George Raymond Zage III yang menjabat sebagai Komisaris.
Di jajaran Direksi, posisi Presiden Direktur dipegang oleh Agus Arismunandar, dengan Marshal Martinus Tissadharma serta Indryanarum selaku Direktur.
Pada momen tersebut, pihak manajemen menyatakan rasa optimisnya bahwa struktur kepengurusan yang baru ini mampu memperkuat kepemimpinan serta sinergi perusahaan demi mendorong kemajuan bisnis ke depan.
"Kami meyakini kolaborasi dan kepemimpinan yang solid dari para profesional tersebut akan memberikan nilai tambah signifikan dalam mendorong pertumbuhan bisnis," tulis manajemen dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).