Genap 30 Tahun, MAMI Kelola Dana Masyarakat Rp 125 Triliun

Selasa, 21 Juli 2026 | 01:10:31 WIB
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI). (Foto: NET)

JAKARTA — PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) merayakan hari jadi ke-30 tahun operasionalnya di Indonesia pada 16 Juli 2026. 

Dalam tiga dekade perjalanannya, perusahaan mencatatkan kenaikan dana kelolaan serta total investor, di samping mengawali proses penyatuan dengan PT Schroder Investment Management Indonesia pasca-akuisisi yang rampung pada awal tahun ini.

CEO & President Director MAMI Afifa menuturkan, rekam jejak perusahaan selama tiga dekade ini memperlihatkan kerja keras yang kontinu dalam menciptakan opsi investasi untuk investor ritel maupun lembaga.

"Perjalanan MAMI selama 30 tahun terakhir mencerminkan semangat Compounding Excellence, terus bertumbuh melalui berbagai upaya berkelanjutan dalam mengembangkan solusi investasi yang relevan bagi investor individu maupun institusi," kata Afifa dalam pernyataan tertulis, Selasa (21/7/2026).

Sampai bulan Juni 2026, MAMI memegang dana kelolaan publik mencapai Rp 125 triliun dengan pangsa pasar berkisar 12,5 persen dari total sekitar 90 manajer investasi di tanah air. Perusahaan pun mendata ada lebih dari 2,6 juta investor yang memanfaatkan produk investasinya.

Untuk sektor reksa dana, nilai total aset yang dikelola MAMI menyentuh Rp 67 triliun per Juni 2026 dengan porsi pasar sekitar 10,2 persen. Pihak manajemen menyampaikan posisinya berada di jajaran terdepan dalam pengelolaan reksa dana berbasis saham maupun pendapatan tetap.

Saat ini, MAMI menyediakan 38 produk reksa dana dan memegang 70 Kontrak Pengelolaan Dana. Opsi yang ditawarkan meliputi reksa dana saham, campuran, pendapatan tetap, pasar uang, hingga reksa dana syariah yang tersedia dalam pilihan mata uang rupiah maupun dollar AS. 

Di samping itu, tersedia pula reksa dana offshore sebagai pilihan bagi pemodal yang ingin menjangkau peluang investasi di kancah global.

Pemasaran produk dijalankan lewat jaringan 24 mitra perbankan serta 12 mitra nonperbankan, selain juga dapat diakses pada bermacam platform investasi digital maupun konvensional. 

Afifa mengutarakan bahwa ekspansi ini disokong oleh kepercayaan para pemodal terhadap kompetensi perusahaan dalam menyajikan solusi investasi yang stabil dan selaras dengan keperluan pasar.

Selain memperingati hari jadi yang ke-30, tahun 2026 menjadi titik mula bagi tahapan baru bagi MAMI. Pada 1 April 2026, Manulife Wealth & Asset Management secara resmi menuntaskan akuisisi terhadap PT Schroder Investment Management Indonesia lewat MAMI setelah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Berdasarkan keterangan perusahaan, langkah ini menjadi awal dari proses penyatuan yang berjalan bertahap sekaligus memperkokoh komitmen jangka panjang Manulife di tanah air.

Sepanjang kiprahnya di Indonesia, MAMI pun menyabet sederet penghargaan dari institusi independen berskala nasional dan regional. Perusahaan mencatat telah menyabet predikat Fund House of the Year dari AsianInvestor sebanyak enam kali dalam 17 tahun belakangan.

Bukan hanya itu, MAMI pun mengantongi penghargaan Best Asset Management Company/Best Fund House dari Asia Asset Management sebanyak 10 kali pada rentang 2015-2026. 

Dalam kurun tiga tahun terakhir, MAMI juga mengamankan penghargaan Best Bond Manager selama tiga kali berturut-turut. Di sisi lain, apresiasi Top Investment House in Asian Local Currency Bonds dari The Asset Benchmark Research berhasil dipertahankan selama 11 tahun berturut-turut pada kurun waktu 2015-2025.

Di samping fokus pada bisnis pengelolaan investasi, perusahaan menegaskan terus menggulirkan bermacam program sosial serta lingkungan. 

Aksi nyata tersebut mencakup pembangunan serta pembenahan infrastruktur, penyaluran beasiswa, pembekalan untuk tenaga pendidik dan pelajar, hingga gerakan konservasi alam.

Menurut pihak manajemen, aneka program tersebut diimplementasikan berkolaborasi dengan beberapa institusi dan mitra di Indonesia guna menjamin penyaluran yang tepat sasaran sekaligus memberikan kontribusi berkelanjutan untuk publik. 

Afifa menyebutkan, perjalanan perusahaan selama tiga dekade tidak sekadar diwarnai oleh performa bisnis, tetapi juga langkah merawat kepercayaan dari para pemodal.

"Perjalanan 30 tahun ini bukan sekadar tentang usia, melainkan tentang kepercayaan yang terus kami bangun dan jaga dari waktu ke waktu. Kami bersyukur dapat tumbuh bersama investor Indonesia dan akan terus berkomitmen menghadirkan solusi investasi yang relevan, berkualitas, dan berkelanjutan untuk membantu masyarakat mencapai tujuan finansial mereka," tutur Afifa.

Pihak perusahaan menegaskan bahwa jam terbang selama tiga dekade dalam melewati aneka fluktuasi pasar menjadi basis utama untuk terus menerapkan asas kehati-hatian, kedisiplinan investasi, manajemen risiko, serta memprioritaskan kepentingan para pemodal di atas segalanya.

Terkini