Bahaya Makan untuk Dua Orang saat Hamil bagi Kesehatan Ibu dan Janin

Bahaya Makan untuk Dua Orang saat Hamil bagi Kesehatan Ibu dan Janin
Bahaya Makan untuk Dua Orang saat Hamil bagi Kesehatan Ibu dan Janin

BISNISINSIGHT.COM — Banyak ibu hamil di Indonesia masih percaya bahwa makan dengan porsi dua kali lipat itu keharusan demi janin. Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan para dokter kandungan justru tidak menyarankan kebiasaan tersebut. Berikut empat bahaya makan untuk dua orang saat hamil dan cara mengatur porsi yang tepat sesuai trimester.

Kehamilan memang menuntut asupan nutrisi yang lebih, tapi bukan berarti porsinya harus digandakan. Anggapan "makan untuk dua orang" sudah lama beredar dan sering dianggap benar tanpa diperiksa lagi.

Pakar kesehatan ibu menegaskan bahwa kehamilan butuh pola makan seimbang, bukan makan berlebihan. Konsep ini bahkan tidak direkomendasikan oleh dokter kandungan maupun WHO.

Kenaikan Berat Badan Berlebih Jadi Risiko Utama

Profesor Ernest Orji dari Obafemi Awolowo University Teaching Hospitals Complex menjelaskan bahwa makan dobel berkaitan erat dengan kenaikan berat badan berlebihan. Kondisi itu bisa memicu diabetes gestasional hingga tekanan darah tinggi.

"Kenaikan berat badan berlebihan dapat menyebabkan komplikasi seperti diabetes gestasional dan kondisi itu bisa menyebabkan tekanan darah tinggi," ungkap Orji.

Diabetes gestasional dan hipertensi selama hamil bukan cuma soal angka di timbangan. Keduanya bisa memengaruhi kesehatan janin dan proses persalinan nanti.

Kebutuhan Kalori Ibu Hamil Tidak Dua Kali Lipat

Orji memaparkan bahwa kebutuhan kalori perempuan hamil berubah seiring bertambahnya usia kehamilan. Ibu yang memulai kehamilan dengan berat badan sehat umumnya tidak butuh kalori tambahan di trimester pertama.

Di trimester kedua, tambahan yang disarankan sekitar 340 kalori per hari. Memasuki trimester ketiga, kebutuhannya naik jadi sekitar 450 hingga 500 kalori ekstra per hari.

"Makan untuk dua orang atau dengan menggandakan asupan makanan tidak disarankan selama kehamilan," katanya.

Fokus pada Gizi, Bukan Jumlah Porsi

Alih-alih menambah porsi dua kali, Orji mendorong ibu hamil memperhatikan nilai gizi makanan yang dikonsumsi. Buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian utuh jadi pilihan yang dianjurkan.

Asam folat, zat besi, kalsium, dan vitamin D termasuk nutrisi penting yang wajib dipenuhi selama kehamilan. Vitamin prenatal sesuai rekomendasi dokter dan cukup air putih juga perlu jadi perhatian harian.

"Ketimbang makan dua kali lipat, fokuslah pada makanan kaya nutrisi yang mendukung perkembangan bayi dan kesehatan diri sendiri," ujar Orji.

Pandangan Dokter Kandungan Lainnya

Konsultan Obstetri dan Ginekolog serta Direktur Medis Living Spring Hospital and Maternity Home, Dr. Joseph Akinde, sepakat bahwa ibu hamil cukup menjalani diet seimbang dalam jumlah yang bisa ditoleransi tubuh.

"Hal yang dibutuhkan ibu hamil hanyalah diet seimbang dalam jumlah yang cukup agar bisa dia toleransi," kata Akinde.

Ia menekankan pentingnya lima kelas makanan dalam rasio seimbang, bukan sekadar menumpuk porsi di satu jenis makanan saja.

Kapan Perlu Konsultasi ke Dokter

Ibu hamil dengan kondisi kekurangan gizi mungkin butuh energi dan protein lebih banyak. Namun kebutuhan ini harus dihitung dokter, bukan disimpulkan sendiri sebagai alasan makan porsi dobel.

Segera konsultasikan ke dokter kandungan bila berat badan naik terlalu cepat, muncul keluhan pusing atau pandangan kabur, atau hasil pemeriksaan gula darah dan tekanan darah tidak normal.

Mengatur porsi makan sesuai usia kehamilan jauh lebih bermanfaat daripada sekadar mengikuti mitos makan untuk dua orang. Dengan gizi yang tepat, kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin bisa terjaga optimal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index