Senayan City Buka Suara soal Viral Wanita Ditendang Pria

Senayan City Buka Suara soal Viral Wanita Ditendang Pria

BISNISINSIGHT.COM — Manajemen Senayan City angkat bicara setelah rekaman CCTV seorang wanita ditendang pria hingga terjatuh di area gerai makanan mal tersebut beredar luas. Pihak mal menyatakan komitmen menjaga keamanan pengunjung dan siap bekerja sama dengan pihak berwenang.

Manajemen Senayan City akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait insiden yang terekam kamera pengawas di dalam mal. Rekaman itu memperlihatkan seorang wanita berbaju putih terjatuh setelah ditendang pria dari arah belakang.

Pernyataan disampaikan melalui akun Instagram @senayancityjkt. Pihak mal mengaku prihatin dan menyesalkan ketidaknyamanan yang dialami korban.

Isi Pernyataan Resmi Senayan City

"Senayan City senantiasa mengutamakan keamanan serta kenyamanan seluruh pengunjung. Kami siap bekerja sama dengan pihak berwenang sesuai peraturan yang berlaku," tulis manajemen dalam pernyataan itu.

Mereka juga menyampaikan simpati kepada pihak yang bersangkutan. Soal proses hukum, manajemen memilih menghormati privasi semua pihak.

"Kami menghormati privasi seluruh pihak dan mendukung keputusan pihak terkait dalam proses penyelesaian kejadian ini," lanjut pernyataan tersebut.

Detik-detik Insiden di Gerai Makanan

Dalam rekaman CCTV yang beredar, peristiwa bermula saat seorang perempuan berdiri mengantre di depan gerai makanan. Di belakangnya, seorang pria berkaus hitam tampak duduk sambil menyantap makanan.

Tanpa diduga, pria itu menendang punggung wanita di depannya. Korban langsung terjatuh terpental akibat tendangan tersebut.

Polisi Sudah Turun Tangan

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menyatakan pihaknya telah memonitor kejadian viral itu. Polisi disebut sudah melakukan sejumlah upaya penyelidikan.

"Ya, dari kami sudah monitor kejadian tersebut dan sudah melakukan upaya," kata Dhimas.

Petugas mendatangi lokasi untuk mengecek tempat kejadian perkara. CCTV di sekitar area juga telah diamankan sebagai barang bukti.

"Tindakan yang dilakukan melakukan pengecekan TKP, cek CCTV," ujar Dhimas.

Korban Belum Buat Laporan

Polisi telah menghubungi salah satu teman korban untuk menelusuri kronologi. Hingga kini, korban belum membuat laporan resmi karena masih mengalami trauma.

"Korban belum bisa membuat laporan polisi karena masih syok atau trauma," pungkas Dhimas.

Kasus ini masih dalam penanganan aparat. Belum ada keterangan lebih lanjut soal identitas maupun status hukum pria dalam rekaman tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index