SMA Unggulan Polri Siapkan Jalur Khusus Siswa WNA Mulai Angkatan III

SMA Unggulan Polri Siapkan Jalur Khusus Siswa WNA Mulai Angkatan III

BISNISINSIGHT.COM — SMA Kemala Taruna Bhayangkara membuka peluang penerimaan siswa warga negara asing pada Angkatan III melalui jalur khusus, terutama putra-putri diplomat kepolisian yang bertugas di Indonesia. Rencana tersebut masih dalam tahap persiapan dan menuntut penyesuaian regulasi, mekanisme seleksi, hingga kesiapan operasional sekolah berasrama itu.

Wacana membuka jalur khusus siswa warga negara asing (WNA) di SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) mengemuka dalam audiensi pengurus yayasan dengan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) Dirgayuza Setiawan menyampaikan gagasan itu langsung di hadapan Wakapolri.

Menurut Dirgayuza, status sekolah sebagai pemegang sertifikat International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) menjadi dasar utama pembukaan jalur tersebut. Kurikulum IB yang dipadukan dengan Kurikulum Nasional dinilai membuka ruang bagi siswa asing di jenjang kelas 10, 11, dan 12.

Jalur Khusus untuk Putra-Putri Atase Kepolisian

Prioritas penerimaan diarahkan pada anak-anak diplomat kepolisian atau atase kepolisian yang sedang bertugas di Indonesia. Dirgayuza menyebut skema itu sebagai langkah awal membangun ekosistem pendidikan yang lebih internasional di SMA KTB.

"Karena itu, diwacanakan tahun ini dibuka jalur khusus bagi WNA, khususnya putra-putri diplomat kepolisian atau atase kepolisian yang sedang bertugas di Indonesia," kata Dirgayuza dalam keterangan yang diterima.

Kehadiran siswa internasional dinilai memperkuat posisi SMA KTB sebagai sekolah unggulan. Siswa WNI yang belajar di sana juga disebut akan mendapat pengalaman pendidikan lintas budaya secara langsung.

Regulasi dan Seleksi Masih Disiapkan

Rencana penerimaan siswa WNA belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Sejumlah prasyarat harus dipenuhi lebih dulu, mulai dari penyesuaian AD/ART, keputusan yayasan, pemenuhan ketentuan regulasi dan administrasi, mekanisme seleksi, hingga kesiapan operasional sekolah.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyatakan internasionalisasi SMA KTB akan dijalankan bertahap. Menurutnya, fondasi kelembagaan dan pendidikan harus dipastikan matang sebelum siswa mancanegara diterima.

"Ada peluang membuka penerimaan bagi siswa mancanegara pada Angkatan III. Untuk itu, regulasi, mekanisme seleksi, dan kesiapan operasional segera diupayakan sesuai keputusan bersama," ujar Isir.

Isir menegaskan penerimaan siswa WNA tidak berarti menggeser jati diri sekolah. Karakter, nilai kebangsaan, Pancasila, dan semangat pengabdian kepada Indonesia tetap menjadi fondasi pendidikan.

296 Siswa Angkatan I dan II Sudah Menempuh Pendidikan

SMA KTB merupakan sekolah berasrama yang dirintis atas inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sekolah ini diposisikan sebagai kontribusi Polri dalam pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Saat ini, 296 siswa dari Angkatan I dan II telah mengikuti pendidikan berasrama. Proses pembelajarannya tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pengembangan karakter, kepemimpinan, berpikir kritis, sains, teknologi, kecerdasan artifisial, coding, literasi digital, kemampuan bahasa asing, dan wawasan global.

Sertifikat IBDP diperoleh SMA KTB pada 11 Juni 2026. Kurikulum IB dipadukan dengan Kurikulum Nasional untuk menghadirkan standar pendidikan internasional sekaligus memperkuat karakter dan nilai kebangsaan siswa.

Fasilitas dan Tata Kelola Menuju Angkatan III

Kampus SMA KTB memiliki 24 ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, gedung teater, gymnasium, kolam renang, lapangan sepak bola, dining hall, serta asrama putra dan putri. Fasilitas itu dirancang mendukung pembelajaran akademik sekaligus pengembangan karakter, kepemimpinan, olahraga, dan seni.

Penguatan kelembagaan dilakukan melalui Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LP-KTB), yang pengurus hariannya dikukuhkan pada 21 Juli 2026. Wakapolri mendorong penyusunan Blueprint, Handbook, dan Grand Strategy SMA KTB sebagai pedoman jangka panjang, mencakup tata kelola, kurikulum, SDM, sarana-prasarana, pembinaan siswa, hingga strategi internasionalisasi.

Pengelolaan operasional SMA KTB ditargetkan berjalan melalui LP-KTB secara bertahap mulai 2027. Sementara itu, persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Angkatan III direncanakan dibuka pada 28 September 2026.

Jika rencana penerimaan siswa WNA direalisasikan, ketentuan seleksi, persyaratan, kuota, dan pembiayaan masih harus ditetapkan lebih lanjut oleh yayasan bersama Polri.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index