Pendapatan Merdeka Gold Melonjak 369 Kali Lipat Berkat Tambang Pani

Pendapatan Merdeka Gold Melonjak 369 Kali Lipat Berkat Tambang Pani

BISNISINSIGHT.COM — Lonjakan pendapatan ini tidak hanya terjadi secara tahunan. Secara kuartalan, pendapatan EMAS pada kuartal II-2026 tercatat melesat 11 kali lipat menjadi USD30,86 juta dibandingkan kuartal I-2026 yang berada di angka USD2,6 juta. Artinya, mesin produksi Tambang Emas Pani mulai bekerja maksimal pada periode April-Juni tahun ini.

Kontribusi Nyata Tambang Pani ke Laporan Keuangan

Presiden Direktur EMAS, Boyke P. Abidin, menyebut semester I-2026 menjadi periode penting karena kontribusi Tambang Emas Pani mulai tercermin dalam pendapatan dan EBITDA perseroan. Ia menegaskan bahwa ramp-up tambang pada kuartal II-2026 berjalan sesuai target, didukung peningkatan produksi dan volume penjualan.

"Kinerja ini menunjukkan bahwa ramp-up Pani pada kuartal II-2026 berjalan sesuai target, didukung peningkatan produksi dan volume penjualan," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (28/8/2026).

Sebelumnya, pendapatan EMAS masih sangat tipis karena operasional belum menghasilkan penjualan emas secara signifikan. Kini, dengan tambang yang sudah berproduksi komersial, struktur pendapatan perseroan berubah total dan tidak lagi bergantung pada pendapatan bunga atau jasa semata.

Fokus Percepatan Produksi dan Tahap Ekspansi Berikutnya

Ke depan, perseroan tidak berencana mengendurkan laju produksi. Boyke menegaskan bahwa manajemen akan tetap fokus pada percepatan produksi, peningkatan kinerja operasional, serta eksekusi fase pertumbuhan Tambang Emas Pani berikutnya.

Langkah ini penting mengingat Tambang Emas Pani merupakan aset utama EMAS yang diyakini memiliki cadangan emas besar. Keberhasilan fase ramp-up saat ini menjadi fondasi bagi target produksi jangka menengah perseroan.

Dengan tren produksi yang meningkat tajam di kuartal kedua, pelaku pasar akan mencermati apakah EMAS mampu mempertahankan momentum ini hingga akhir tahun. Apalagi, harga emas global yang masih berada di level tinggi turut mendukung prospek pendapatan perseroan pada semester kedua 2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index