JAKARTA - Hak setiap anak adalah bertumbuh pada lingkungan yang suportif agar mereka mampu menjadi diri sendiri.
Anak-anak selayaknya tidak dipaksa untuk selalu tampil sempurna, melainkan mesti diberikan kesempatan dalam mencoba beragam hal, bereksplorasi, serta mengidentifikasi dan melejitkan potensi terbaik di dalam diri mereka.
Menurut Brand Group Manager Morinaga, Gregorius Daru, keunikan yang dimiliki tiap anak wajib diapresiasi. Lewat bermacam-macam kegiatan interaktif, ia berharap ke depannya anak-anak semakin mampu memetakan potensi mereka lewat metode yang menyenangkan.
Langkah ini sekaligus mengedukasi para orang tua bahwa setiap anak mempunyai metode belajar serta proses tumbuh kembang yang tidak sama.
"Proses tumbuh kembang anak perlu dirayakan dengan memberikan ruang bagi mereka untuk mengeksplorasi beragam kecerdasan, minat, dan potensi sejak usia dini," ujarnya.
Oleh sebab itu, dalam momentum memperingati Hari Anak Nasional 2026, merek Morinaga melaksanakan acara Dunia Generasi Platinum: Door of Future – Advance Intelligence Lab yang bertempat di The Dome, Senayan Park, Jakarta, pada 25–26 Juli 2026.
Agenda ini dihadirkan sebagai bagian dari langkah mengapresiasi Hari Anak sekaligus mengajak para keluarga untuk menikmati waktu luang bersama lewat beragam aktivitas.
Festival keluarga interaktif ini menyuguhkan deretan wahana edukasi, diskusi interaktif seputar tumbuh kembang anak, hingga kompetisi yang memperebutkan berbagai hadiah menarik.
"Melalui Dunia Generasi Platinum: Door of Future – Advance Intelligence Lab, kami ingin menghadirkan pengalaman yang membantu orang tua melihat bahwa setiap anak memiliki cara unik untuk berkembang," katanya di The Dome, Senayan Park, Jakarta, Jumat, (24/7/2026).
Daru memaparkan bahwa Dunia Generasi Platinum: Door of Future – Advance Intelligence Lab dikonsepkan sebagai sebuah petualangan eksplorasi yang imersif serta bernuansa masa depan bagi anak dan orang tua.
Lewat pengalaman tersebut, setiap keluarga diajak untuk menelusuri deretan zona interaktif yang disiapkan demi membantu anak memahami macam-macam potensi dan kecerdasan mereka.
Salah satu area yang disajikan ialah MIPP dan Brainwave Station sebagai gerbang awal petualangan. Zona ini menolong orang tua dalam mendeteksi kecenderungan potensi dan gaya respons anak lewat interaksi berbasis gelombang otak.
Aktivitas tersebut kemudian disempurnakan oleh MIPP (Multiple Intelligence Play Plan) yang menyajikan inspirasi stimulasi untuk menyokong pengembangan beragam kecerdasan anak.
Area lainnya yaitu Feeling Hub (Emotion Mirror), sebuah zona interaktif yang menantang anak mengenali sekaligus mengekspresikan perasaan mereka melalui permainan sensor pengenal wajah bersama asisten virtual bernama Nadia.
Kegiatan ini juga dikonsep untuk mengasah kecakapan anak dalam memahami diri sendiri sekaligus melatih cara bersosialisasi dengan orang lain.
Selanjutnya ada Creative Core, sebuah wadah eksplorasi yang disiapkan untuk memicu kreativitas serta daya imajinasi anak.
Pada Prototype Chamber, anak-anak dapat menyalurkan ide mereka dengan merancang desain sesuai keinginan sendiri. Di sisi lain, Beat Builder mengajak anak-anak bersenang-senang dengan nada dan musik layaknya seorang pencipta lagu melalui wahana di lantai interaktif.
Zona berikutnya ialah Thinking Lab, yang menyajikan bermacam-macam tantangan guna mengasah ketajaman berpikir, kecepatan merespons, sekaligus ketahanan fisik.
Lewat permainan Soyalympic dan GroMax Wall, anak-anak diajak untuk berlari, melompat, mengambil keputusan cepat, serta menuntaskan bermacam-macam tantangan berbasis sensor gerak dengan cara yang seru.
Sebagai penutup rangkaian petualangan, anak-anak dapat membawa pulang Future Mini-Me, yaitu sebuah figur 3D eksklusif yang menggambarkan beraneka profesi dan peluang di masa depan.
Figur ini diposisikan sebagai pengingat bahwa tiap anak memunyai potensi serta keunikan tersendiri yang bisa terus diasah.
"Kami ingin Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi orang tua untuk melihat bahwa masa depan anak dibangun dari pilihan-pilihan kecil yang diberikan hari ini," imbuhnya.