Peringkat ADHI Turun ke idBB Akibat Rencana Tunda Bayar Obligasi

Peringkat ADHI Turun ke idBB Akibat Rencana Tunda Bayar Obligasi
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memangkas peringkat kredit PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) menjadi idBB/CreditWatch dari sebelumnya idA-/Negative.

Pada saat yang sama, Pefindo juga menurunkan peringkat Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2022 Seri B dan C serta Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2024 menjadi idBB dari sebelumnya idA-.

Direktur Portofolio Bisnis dan Risiko merangkap Corporate Secretary Adhi Karya Rozi Sparta mengatakan perubahan peringkat tersebut merupakan tindak lanjut atas keputusan Pefindo yang diterbitkan melalui surat tertanggal 31 Juli 2026.

"Perubahan peringkat tersebut diterbitkan sehubungan dengan adanya fakta material berupa rencana Perseroan untuk mengajukan persetujuan kepada pemegang obligasi melalui Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) mengenai penundaan pembayaran kupon Obligasi Berkelanjutan III dan Obligasi Berkelanjutan IV," ujar Rozi dalam keterbukaan informasi, Selasa (4/8/2026).

Menurut Rozi, berdasarkan penjelasan Pefindo, rencana penundaan pembayaran kupon tersebut mencerminkan adanya tekanan likuiditas yang secara material memengaruhi kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangannya secara tepat waktu.

Dalam surat pemeringkatannya, Pefindo menyatakan penurunan peringkat korporasi ADHI menjadi idBB/CreditWatch dengan implikasi negatif berlaku untuk periode 30 Juli hingga 30 Oktober 2026.

Penempatan pada CreditWatch negatif dilakukan karena perseroan berencana meminta persetujuan pemegang obligasi melalui RUPO untuk menunda pembayaran kupon Obligasi Berkelanjutan III dan Obligasi Berkelanjutan IV.

Pefindo menyebut pemantauan tersebut akan ditinjau kembali paling lambat dalam waktu tiga bulan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi perseroan serta ketersediaan data dan informasi terbaru.

Selain itu, Pefindo juga memangkas peringkat Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2022 Seri B dan Seri C serta Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2024 senilai Rp2,57 triliun menjadi idBB dari sebelumnya idA-.

Menurut Pefindo, peringkat idBB mengindikasikan kemampuan emiten untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang relatif lebih lemah dibandingkan emiten lain di Indonesia dan lebih rentan terhadap memburuknya kondisi ekonomi, bisnis, maupun keuangan

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index