Sinergi BTN dan Pemda Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah

Sinergi BTN dan Pemda Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berkomitmen meningkatkan jalinan kerja sama dengan pemerintah daerah demi menghadirkan fasilitas keuangan. (Foto: NET)

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berkomitmen meningkatkan jalinan kerja sama dengan pemerintah daerah demi menghadirkan fasilitas keuangan, menyokong digitalisasi sektor pelayanan publik, serta mengokohkan ekosistem ekonomi warga.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu memaparkan fungsi BTN bukan sebatas perbankan penyimpan modal, melainkan juga instrumen strategis bagi kemajuan daerah.

“BTN hadir bukan sekadar sebagai institusi penyimpanan dana, melainkan sebagai mitra pembangunan yang siap membantu digitalisasi keuangan pemerintah, mendukung pelayanan publik, serta memperkuat ekosistem ekonomi daerah,” ujar Nixon dalam penjelasannya secara resmi, Rabu (29/7/2026).

Upaya peningkatan kolaborasi ini diwujudkan salah satunya bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Nixon menganggap akselerasi ekonomi di wilayah Maluku Utara menjadi kans besar untuk memaksimalkan kontribusi perbankan dalam menyokong progres pembangunan daerah.

Nixon menganggap Maluku Utara telah bertransformasi menjadi poros baru pertumbuhan ekonomi domestik berkat sokongan hilirisasi sektor industri dan penanaman modal. 

Sesuai data BPS, perekonomian Maluku Utara pada triwulan I 2026 melesat 19,64% secara year-on-year (yoy), dengan sokongan utama dari bidang industri pengolahan yang tumbuh 37,09% serta sektor investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang mencapai 17,57%.

Akselerasi ini meneruskan tren positif tahun 2025 di mana Maluku Utara membukukan rekor pertumbuhan ekonomi tertinggi di tingkat nasional sebesar 34,17%, dengan nilai PDRB menyentuh Rp133,6 triliun dan PDRB per kapita di angka kisaran Rp97 juta. 

Pencapaian performa tersebut ditunjang sektor unggulan daerah, meliputi hilirisasi komoditas nikel, tambang, kelautan, perkebunan, wisata bahari, hingga sektor energi terbarukan.

Mencermati progres ini, BTN berpandangan bahwa kebutuhan fasilitas perbankan bagi publik dan birokrasi turut mengalami pergeseran. 

BTN memosisikan diri tidak melulu sebagai institusi penghimpun dana masyarakat, melainkan juga selaku pendamping pembangunan yang menopang digitalisasi sistem keuangan pemerintah, efisiensi pelayanan publik, hingga penguatan ekosistem finansial daerah.

Nixon mengungkapkan, kepercayaan pihak Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang mengalokasikan dana mereka di BTN menjadi modal dasar yang kuat untuk memperluas jangkauan kerja sama di masa mendatang.

Sebagai wujud nyata dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BTN menyalurkan stimulus berupa pembangunan 32 unit Rumah Layak Huni yang berlokasi di area Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat. 

BTN memandang bahwa hunian bukan sekadar struktur bangunan fisik semata, melainkan wadah utama bagi tumbuh kembang keluarga, pusat edukasi dini anak, sekaligus pilar bagi generasi masa depan.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan apresiasi tinggi atas penyaluran bantuan tersebut dan memandang hunian yang layak merupakan pilar esensial demi mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, serta tangguh. 

Menurut Sherly Tjoanda, hunian menjadi tempat utama pembentukan karakter, proses edukasi, serta internalisasi nilai-nilai hidup yang kelak memberikan pengaruh positif bagi perkembangan masyarakat sampai ke tingkat daerah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index