JAKARTA - PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) mencatatkan lonjakan kinerja keuangan pada paruh pertama tahun 2026. Pertumbuhan angka penjualan di seluruh kategori produk sukses mendongkrak perolehan laba bersih perusahaan selama periode enam bulan tersebut.
Merujuk pada publikasi laporan keuangan resmi, Selasa (28/7/2026), nilai penjualan ERAL tumbuh sebesar 40,99% menjadi Rp 3,68 triliun di semester I-2026, naik dari posisi Rp 2,61 triliun pada periode serupa tahun sebelumnya.
Ditinjau dari klasifikasi produknya, segmen aksesoris, Internet of Things (IoT), beserta produk lainnya masih mendominasi dengan kontribusi senilai Rp 1,53 triliun.
Posisi berikutnya ditempati oleh sektor otomotif sebesar Rp 969,73 miliar, disusul oleh fashion apparel sebanyak Rp 763,36 miliar, segmen telepon selular serta komputer tablet senilai Rp 320,10 miliar, dan terakhir lini komputer beserta peranti elektronik penunjang lainnya sebesar Rp 93,38 miliar.
Seiring dengan kenaikan omzet, beban pokok penjualan perseroan juga terkerek naik 40% menjadi Rp 3,01 triliun, dari sebelumnya Rp 2,15 triliun pada semester I-2025.
Kendati demikian, laba kotor ERAL tetap terangkat sebesar 44,36% ke angka Rp 668,08 miliar, berbanding Rp 462,80 miliar pada kurun waktu yang sama di tahun lalu.
Pada pos biaya operasional, pengeluaran untuk aktivitas penjualan serta distribusi terpantau melonjak 62,34% hingga menyentuh Rp 345,89 miliar, dari sebelumnya Rp 213,06 miliar pada semester I-2025.
Sementara itu, untuk alokasi beban umum dan administrasi ikut merangkak naik sebesar 20,63% menjadi Rp 185,13 miar, dari posisi sebelumnya senilai Rp 153,47 miliar.
Walaupun harus menghadapi pembengkakan pada pos pengeluaran operasional, keuntungan bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk terbukti tetap mampu tumbuh positif sebesar 35,26% menjadi Rp 108,45 miliar sepanjang semester I-2026, bila dibandingkan dengan perolehan Rp 80,18 miliar pada periode yang sama tahun lalu.