JAKARTA - Atlet tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, mengantisipasi strategi bola atas yang diterapkan oleh pemain Jepang, Tomoka Miyazaki, saat keduanya bentrok pada babak perempat final turnamen China Open 2026 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Jumat.
"Besok bertemu Tomoka, harus lebih teguh dan perkuat pola pikir. Waspada dengan bola atas dan keuletan dia," kata Putri KW dikutip dari PBSI, Kamis (23/7/2026).
Putri KW berhasil menyegel tempat di babak delapan besar setelah menyudahi perlawanan wakil Thailand, Busanan Ongbamrungphan, lewat kemenangan straight game dengan skor 21-17 dan 21-14.
Kendati menang, Putri menilai penampilannya di lapangan belum sepenuhnya konsisten lantaran sempat gagal mempertahankan keunggulan yang sudah diraih.
"Itu karena fokus pikiran saya sudah sedikit menurun. Harus diakui, agak lepas poin permainannya walau akhirnya bisa balik lagi," ungkap Putri KW.
"Dia kekuatan tangannya bagus. Jadi memang, tidak boleh asal buang bola. Ketika saya banyak menyerang, dia malah lebih suka begitu. Kuncinya, harus menjauh-jauhkan bola dari jangkauan dia," kata tunggal unggulan keenam dalam turnamen itu.
Menjelang laga kontra Tomoka, Putri bersiap mengantisipasi kejutan dari pemain peringkat sepuluh dunia tersebut jika berkaca pada rekor pertemuan kedua pebulu tangkis. Dari lima bentrokan terakhir yang sudah dijalani, Putri mencatatkan tiga kali kemenangan dan dua kali kalah dari Tomoka.