JAKARTA - Meluangkan waktu berkualitas bersama buah hati tidak melulu harus berkunjung ke pusat perbelanjaan atau area bermain.
Waktu yang bermutu tersebut juga dapat diperoleh melalui olahraga bersama, salah satunya dengan melakukan yoga. Aktivitas gerakan yoga yang simpel bersama orangtua dapat menjadi sarana menjaga kesehatan tubuh sekaligus memperkukuh ikatan emosional.
Menurut Instruktur Yoga Anak dari Yogaland, Felicia Sinta, aktivitas yoga antara orangtua dan anak sengaja dirancang menggunakan beragam gerakan yang berpasangan. Lewat kegiatan ini, orangtua dan anak tidak sekadar melakukan aktivitas fisik bersama, melainkan juga menjalin interaksi secara langsung.
“Biasanya manfaatnya adalah untuk meningkatkan bonding orangtua dan anak. Maka, banyak pose-pose yang partner atau berduaan,” jelas Sinta dalam acara Pesta Hidup Berseri, di Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2026).
Lalu, bagaimana olahraga yoga ini dapat membantu memperkukuh kedekatan antara orangtua dan anak?
Membangun Kedekatan Melalui Gerakan Fisik
Pada sesi yoga orangtua dan anak, terdapat beberapa pose yang pengerjaannya memerlukan bantuan fisik langsung dari orangtua. Salah satu contohnya adalah gerakan yang memposisikan anak layaknya tengah terbang.
“Misalnya, anak diajak untuk pura-pura terbang seperti pesawat, nanti orangtuanya bantu mengangkat anaknya. Pose seperti ini bisa membangun kedekatan, ada juga yang skin to skin dengan anaknya,” kata Sinta.
Di saat orangtua memberikan bantuan untuk mengangkat atau menahan tubuh buah hati mereka, akan tercipta sebuah interaksi yang berbeda dari aktivitas keseharian. Anak pun bisa merasakan secara langsung kehadiran serta dukungan dari orangtuanya melalui gerakan fisik tersebut.
Sinta menambahkan bahwa sentuhan fisik yang ada pada beberapa gerakan yoga menjadi bagian penting dalam proses mempererat hubungan antara orangtua dan anak.
Melatih Komunikasi dan Kontak Mata
Bukan hanya aspek sentuhan, yoga yang dilakukan bersama-sama ini juga memicu orangtua dan anak untuk saling berkomunikasi lebih intens. Hal ini salah satunya diterapkan melalui pose yang mengharuskan posisi saling berhadapan.
“Adapun pose hadap-hadapan bersama orangtua dan salik tarik menarik. Hal ini kan bisa menciptakan eye contact antara orangtua dan anak. Harapannya bisa tumbuh kedekatan yang lebih baik,” ujar Sinta.
Melalui cara ini, orangtua dan anak memperoleh kesempatan untuk saling memperhatikan, menyelaraskan gerakan, serta memberikan respons satu sama lain.
Momen-momen seperti ini dapat menjadi wadah bagi orangtua untuk mencurahkan perhatian penuh bagi anak, khususnya di tengah padatnya rutinitas harian yang kerap membatasi waktu berkualitas bersama.
Dapat Dipraktikkan di Rumah
Aktivitas yoga antara orangtua dan anak ini pun tidak harus selalu bertempat di studio khusus. Sejumlah gerakannya sangat memungkinkan untuk diterapkan di rumah saja karena memiliki bentuk pose yang tidak rumit.
“Beberapa gerakannya pun bisa dilakukan di rumah dengan mudah, karena posenya simpel tapi tetap tidak kehilangan manfaatnya,” pungkas Sinta.
Orangtua dapat memanfaatkan olahraga ini sebagai agenda bersama yang menyenangkan.
Lewat variasi gerakan yang sederhana, yoga tidak hanya berfungsi menjaga tubuh tetap bergerak aktif, melainkan juga membuka peluang bagi orangtua dan anak untuk saling mendekatkan diri melalui sentuhan, keselarasan gerak, serta komunikasi langsung.