Saham Melesat, Tiga Bank Kecil Kompak Beri Penjelasan ke Bursa

Saham Melesat, Tiga Bank Kecil Kompak Beri Penjelasan ke Bursa
Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: NET)

JAKARTA – Pergerakan harga saham sejumlah bank yang masuk dalam Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) I terlihat melaju kuat bersamaan ke zona hijau. Pihak manajemen bank-bank tersebut akhirnya memberikan klarifikasi mengenai fenomena ini.

Melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (21/7/2026), terdapat tiga bank kecil yang menyampaikan laporan penjelasan terkait volatilitas transaksi di pasar modal. 

Tiga emiten tersebut adalah PT Bank Victoria International Tbk (BVIC), PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS), dan PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR).

Pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, harga saham BVIC berada di level Rp 94 per saham. Angka ini menunjukkan kenaikan harian sebesar 1,08%, sedangkan dalam kurun waktu sepekan telah menguat hingga 16,05%.

Di sisi lain, saham AGRS menyentuh angka Rp 63 per saham, mengalami kenaikan sebesar 1,61% secara harian dan menguat 5% dalam waktu satu minggu. 

Sementara itu, DNAR mencatatkan harga yang stagnan secara harian di level Rp 122 per saham, namun posisi tersebut tetap menunjukkan penguatan sebesar 9,91% dalam sepekan terakhir.

Walaupun tren harga saham mengalami kenaikan, ketiga emiten tersebut menyatakan tidak memiliki pengetahuan mengenai informasi atau fakta material yang bisa memengaruhi nilai dan harga efek korporasi, maupun keputusan investasi para pemodal.

Manajemen dari ketiga bank ini juga mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham yang dapat memicu pergerakan harga saham mereka di pasar.

Selain itu, ketiganya menegaskan tidak mempunya rencana untuk mengeksekusi aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk agenda korporasi yang dapat berdampak langsung pada pencatatan saham perusahaan di bursa efek.

Sebagai informasi pelengkap, manajemen Bank IBK Indonesia turut memastikan bahwa sejauh ini belum ada rencana apa pun dari pemegang saham utama yang berkaitan dengan kepemilikan saham mereka di dalam perusahaan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index