Tuchel Alihkan Fokus Timnas Inggris ke Nations League Usai Piala Dunia

Tuchel Alihkan Fokus Timnas Inggris ke Nations League Usai Piala Dunia
Usai Piala Dunia 2026, Tuchel Minta Inggris Fokus ke Nations League(Foto:NET)

JAKARTA - Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, membeberkan rencana timnya berikutnya setelah berhasil mengamankan posisi ketiga di Piala Dunia 2026. Skuad The Three Lions mengunci peringkat ketiga tersebut setelah menumbangkan Prancis dengan skor ketat 6-4 dalam laga yang digelar di Stadion Miami, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7/2026).

Bukayo Saka tampil memukau dalam pertandingan tersebut lewat torehan hattrick pada menit ke-37, 45+1, serta eksekusi penalti di menit ke-87.

Setelah menyelesaikan duel perebutan tempat ketiga, Thomas Tuchel langsung mengalihkan pandangan ke depan. Berdasarkan laporan dari Goal, juru taktik asal Jerman tersebut menyatakan bakal segera mempersiapkan anak asuhnya untuk menghadapi turnamen UEFA Nations League. Pada ajang tersebut, Inggris tergabung di Grup C bersama Spanyol, Kroasia, dan Ceko.

"Pada akhirnya, kami harus terus memenangkan kepercayaan dari hari ke hari dalam sepak bola internasional," ujar Tuchel. "Dalam tujuh atau delapan minggu ke depan, kami akan berkumpul kembali untuk ajang Nations League. Kami perlu meraih dan membangun kepercayaan tersebut."

"Hal itu tidak datang dengan sendirinya dan sudah menjadi hal yang lumrah dalam olahraga tingkat tinggi bahwa Anda harus membuktikan diri dan menunjukkan kualitas setiap kali bertanding," kata mantan arsitek Chelsea tersebut menambahkan.

Di sisi lain, Tuchel mengakui sempat merasakan kekecewaan mendalam layaknya tersisih di babak awal sewaktu timnya ditaklukkan oleh Argentina di fase semifinal.

Namun, setelah bangkit dan menundukkan Prancis, ia mengaku sangat gembira lantaran mampu mempersembahkan pencapaian tertinggi bagi Inggris di panggung Piala Dunia dalam kurun waktu 60 tahun terakhir.

"Sejujurnya, konferensi pers kemarin terasa seolah-olah kami tersingkir di fase grup tanpa satu pun kemenangan," ujar Tuchel kepada para wartawan setelah kemenangan yang penuh drama di Miami," ujar Tuchel.

"Namun, dua puluh empat jam kemudian, kami meraih kesuksesan terbesar dalam 60 tahun terakhir. Menurut saya, keterpurukan dan drama seputar kejadian saat melawan Argentina itu memang sangat berat, tetapi begitulah dinamikanya."

"Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah memberikan respons di lapangan dan meraih kemenangan berikutnya; selebihnya hanyalah sekadar bicara."

"Bicara saja tidak akan menghasilkan poin ataupun kemenangan. Jadi, Anda harus mampu menghadapinya, bertahan, tetap kuat, dan terus percaya. Saya senang kami menunjukkan respons seperti itu. Sungguh mengesankan," tutur Tuchel.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index