JAKARTA - Tim nasional Spanyol mencatatkan rekor tidak terkalahkan paling lama sepanjang sejarah sepak bola internasional kategori putra setelah menundukkan Argentina guna merengkuh trofi juara Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Berdasarkan laporan resmi FIFA yang dipantau di Jakarta pada Senin, skuad Spanyol sukses mempertahankan catatan tidak terkalahkan pada 38 laga, lewat perolehan 29 kali menang serta sembilan kali seri yang diukir semenjak 2024 hingga turnamen Piala Dunia 2026.
Sepanjang periode tersebut, armada Spanyol konsisten menjaga karakter bermain mereka yang bertumpu pada penguasaan bola, operan-operan pendek, serta presing ketat yang membikin mereka sangat sukar ditundukkan oleh kubu musuh mana pun.
Spanyol tercatat tidak tersentuh kekalahan pada sembilan laga yang mereka lewati selama gelaran Piala Dunia 2026. Skuad berjuluk La Roja tersebut sempat ditahan imbang tanpa gol 0-0 oleh Tanjung Verde pada pertandingan perdana babak penyisihan grup.
Skor sama kuat itu menjadi satu-satunya momen di ajang Piala Dunia 2026 saat Spanyol tidak berhasil mengamankan poin penuh. Sesudah laga tersebut, skuad besutan Luis de la Fuente langsung bangkit dan memenangi delapan pertandingan selanjutnya secara beruntun, termasuk menumbangkan rival-rival tangguh di babak gugur demi menyegel tiket menuju laga final.
Momen puncak dari perjalanan Spanyol terwujud saat mereka berhasil menjinakkan Argentina lewat keunggulan tipis 1-0 di partai puncak. Hasil positif ini memastikan Spanyol membawa pulang trofi Piala Dunia untuk kali kedua, sesudah sebelumnya keluar sebagai kampiun pada edisi 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan.
Bukan cuma menyudahi masa tunggu selama 16 tahun demi kembali bertakhta sebagai raja sepak bola dunia, keunggulan atas Argentina tersebut turut mempertegas kedigdayaan Spanyol di panggung internasional dalam beberapa tahun belakangan.
Catatan 38 laga beruntun tanpa kalah menjadi bukti kestabilan performa mereka, baik ketika bersua tim-tim raksasa maupun negara-negara di luar lingkaran elite global.
Pencapaian ini sekalian melewati rekor terdahulu milik Italia. Skuad Gli Azzurri mengemas 37 laga berturut-turut tanpa tersentuh kekalahan sepanjang rentang waktu 2018 sampai 2021, sebelum catatan emas itu pada akhirnya dipecahkan oleh Spanyol.
Adapun urutan tim dengan rekor pertandingan tidak terkalahkan terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional putra meliputi:
Spanyol – 38 laga (berjalan sejak 2024)
Italia – 37 laga (2018-2021)
Argentina – 36 laga (2019-2022)
Brasil – 35 laga (1993-1996)
Spanyol – 35 laga (2007-2009)
Senegal – 33 laga (2023-2025)
Maroko – 33 laga (2025-2026)
Argentina – 31 laga (1991-1993)
Spanyol – 31 laga (1994-1998)
Maroko – 31 laga (2019-2022).