Gibran

Gibran Terima Audiensi dr Tompi hingga Iko Uwais untuk Bahas Bantuan Sumatra

Gibran Terima Audiensi dr Tompi hingga Iko Uwais untuk Bahas Bantuan Sumatra
Gibran Terima Audiensi dr Tompi hingga Iko Uwais untuk Bahas Bantuan Sumatra

JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengadakan pertemuan dengan sejumlah pekerja seni dan pelaku industri kreatif pada 5 Januari 2026 di Istana Wakil Presiden, Jakarta. 

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera. Beberapa tokoh seni yang hadir, termasuk dr Tompi, Melaney Ricardo, Iko Uwais, serta pemain film Timur, turut berperan dalam diskusi ini.

Apresiasi untuk Solidaritas dari Pelaku Seni

Dalam pertemuan tersebut, Gibran memberikan apresiasi tinggi terhadap kepedulian yang ditunjukkan oleh seniman dan pelaku industri kreatif. Menurut Gibran, aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh berbagai pihak, baik melalui penggalangan dana maupun konser amal, adalah bentuk nyata dari solidaritas bangsa. 

Salah satu contoh konkrit adalah konser amal 100 Musisi Heal Sumatera serta donasi yang didapatkan dari pendapatan film Timur.

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia yang telah melakukan aksi kemanusiaan membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana di Sumatera," ujar Gibran dalam keterangannya.

Upaya Penggalangan Dana Melalui Seni dan Budaya

Para pekerja seni Indonesia, termasuk musisi dan pelaku film, tidak hanya menunjukkan solidaritas melalui ucapan, tetapi juga dengan aksi nyata. Konser amal 100 Musisi Heal Sumatera adalah salah satu upaya besar yang digagas oleh pelaku seni untuk mengumpulkan dana bagi korban bencana. 

Selain itu, hasil penjualan tiket dan donasi dari film Timur juga dialokasikan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Hal ini menunjukkan bahwa sektor seni dan budaya memiliki peran yang signifikan dalam mendukung upaya kemanusiaan di Indonesia.

Saran dr Tompi tentang Keterbukaan Informasi

Dalam audiensi tersebut, dr Tompi, yang juga hadir sebagai bagian dari pelaku seni, memberikan masukan penting kepada pemerintah. Ia menyarankan agar publikasi terkait penanganan bencana perlu lebih digencarkan. 

Menurutnya, transparansi informasi sangat penting agar masyarakat mengetahui apa yang sudah dikerjakan oleh pemerintah dan lembaga terkait, sehingga tidak ada kesan bahwa penanganan bencana berjalan lambat.

"Jadi kami kasih masukan, tolong disiarkan supaya tahu, jangan nanti kita pikir ini negara nggak apa-apa, ternyata udah banyak yang dikerjain, nggak diam aja," kata dr Tompi.

Pentingnya Dukungan Sosial dan Layanan Kesehatan

Audiensi ini juga membahas keberlanjutan bantuan untuk masyarakat terdampak, termasuk pengiriman bantuan jangka menengah serta dukungan layanan kesehatan. 

Program sosial yang melibatkan berbagai pihak diharapkan dapat terus berlanjut, bahkan hingga bulan Ramadan. Kemenkes juga dilibatkan dalam memastikan bahwa layanan kesehatan bagi korban bencana dapat berjalan dengan lancar, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan bantuan medis dan psikososial.

Rencana Jangka Panjang untuk Pemulihan Masyarakat Sumatera

Pemerintah, bersama dengan sektor swasta dan komunitas kreatif, berkomitmen untuk mendukung pemulihan pascabencana melalui berbagai program jangka panjang. 

Di antaranya adalah pengiriman bantuan makanan, air bersih, serta pengobatan bagi warga yang membutuhkan. Salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus adalah pemulihan kesehatan mental warga yang terdampak, di mana dukungan psikososial menjadi bagian dari program pemulihan yang dirancang.

Pemerintah dan Pelaku Seni Bekerja Sama untuk Kemanusiaan

Keberhasilan penanganan bencana di Sumatera tidak lepas dari kerja sama antara berbagai pihak. Pemerintah, pelaku seni, dan masyarakat saling bergotong royong untuk membantu meringankan beban para penyintas. 

Melalui koordinasi yang baik dan transparansi informasi, bantuan yang disalurkan dapat mencapai sasaran dengan tepat. Gibran menekankan bahwa solidaritas yang telah terjalin harus terus dipelihara untuk menghadapi tantangan kemanusiaan di masa depan.

Kolaborasi yang Berkelanjutan untuk Menghadapi Bencana

Kemenkes, lembaga pemerintah lainnya, serta sektor industri kreatif akan terus bekerja sama untuk merancang dan melaksanakan program bantuan yang lebih efektif. 

Kerja sama ini diharapkan bisa mempercepat proses pemulihan masyarakat, baik secara fisik maupun psikologis. Ke depannya, program bantuan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga pada pemulihan sosial dan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index