BMKG

Ketua DPR Puan Maharani Minta BMKG Update Kondisi Cuaca Secara Real-Time Saat Mudik Lebaran

Ketua DPR Puan Maharani Minta BMKG Update Kondisi Cuaca Secara Real-Time Saat Mudik Lebaran
Ketua DPR Puan Maharani Minta BMKG Update Kondisi Cuaca Secara Real-Time Saat Mudik Lebaran

JAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi selama arus mudik Idul Fitri 1446 H. Ia meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memberikan informasi cuaca secara real-time guna memastikan keselamatan para pemudik.

"Keselamatan para pemudik harus menjadi prioritas utama. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus memastikan kesiapan infrastruktur, transportasi, dan sistem informasi agar masyarakat bisa mudik dengan aman di tengah ancaman cuaca ekstrem," ujar Puan dalam keterangannya.
 

Pentingnya Update Cuaca untuk Kelancaran Mudik
 

Puan menegaskan bahwa informasi cuaca yang akurat dan terkini sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan serta hambatan perjalanan akibat kondisi cuaca buruk. Oleh karena itu, ia meminta BMKG untuk menyebarkan informasi tersebut melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk media massa dan aplikasi transportasi daring.

"Salah satu yang harus menjadi perhatian adalah penyebaran informasi cuaca yang harus dilakukan secara real-time melalui berbagai kanal, termasuk media massa dan aplikasi transportasi online," tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa BMKG harus terus memperbarui informasi cuaca dengan cepat dan akurat agar masyarakat dapat mengambil keputusan yang tepat saat melakukan perjalanan.

"BMKG harus terus memperbarui informasi cuaca secara akurat dan cepat. Masyarakat harus mendapatkan peringatan dini agar bisa mengambil keputusan perjalanan yang lebih aman," lanjut Puan.
 

Peringatan BMKG: Cuaca Berawan hingga Hujan Lebat
 

Berdasarkan prediksi BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan selama puncak arus mudik. Beberapa daerah bahkan diperkirakan mengalami hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.

Dengan kondisi tersebut, Puan meminta pemerintah untuk memastikan kesiapan infrastruktur transportasi, seperti bandara, pelabuhan, dan terminal, guna mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca buruk.

"Pemerintah harus memastikan kesiapan infrastruktur transportasi, seperti bandara, pelabuhan, dan terminal, untuk menghadapi kemungkinan gangguan akibat cuaca buruk," tuturnya.
 

Kesiapan Jalur Mudik dan Infrastruktur Pendukung
 

Puan juga menyoroti pentingnya kesiapan jalur mudik, termasuk sistem drainase di jalan utama yang harus dipastikan berfungsi dengan baik agar tidak menyebabkan banjir yang menghambat arus lalu lintas.

"Kita berharap agar pembangunan tanggul di daerah rawan longsor segera diselesaikan, dan pemerintah perlu pula memastikan jembatan serta rel kereta api dalam kondisi aman," ucapnya.

Selain itu, ia meminta agar pengamanan jalur mudik diperketat dengan penambahan personel kepolisian di titik-titik rawan kecelakaan dan bencana.

"Pengamanan jalur mudik harus lebih diperketat, termasuk penambahan personel kepolisian di titik-titik rawan kecelakaan dan bencana. Pemerintah juga perlu menyiapkan posko darurat di wilayah yang berisiko tinggi agar evakuasi dapat dilakukan dengan cepat jika diperlukan," kata Puan.
 

Imbauan bagi Masyarakat untuk Persiapan Mudik
 

Selain kesiapan pemerintah, Puan juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan mudik. Ia menyarankan pemudik untuk terus memantau informasi cuaca serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat.

"Kita semua tentu berharap arus mudik tahun ini berjalan lancar. Maka keselamatan harus tetap menjadi prioritas. Mari kita bersama-sama bersiap dan selalu waspada agar perjalanan mudik bisa tetap nyaman dan aman," tutupnya.

Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah, BMKG, dan masyarakat, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan minim hambatan akibat cuaca ekstrem.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index