Dukung Dukcapil, Telkomsat Hadirkan Satelit LEO di 50 Daerah Terpencil

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:18:02 WIB
PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) meningkatkan komitmennya dalam menyokong konektivitas jaringan bagi operasional administrasi kependudukan di area-area terisolasi menggunakan teknologi satelit low earth orbit (LEO). (Foto: NET)

JAKARTA - PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) meningkatkan komitmennya dalam menyokong konektivitas jaringan bagi operasional administrasi kependudukan di area-area terisolasi menggunakan teknologi satelit low earth orbit (LEO). 

Bermitra dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, entitas anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ini mengagendakan pemasangan fasilitas tersebut pada 50 wilayah yang belum terjangkau sinyal atau yang akses komunikasinya masih sangat minim.

Direktur Komersial Telkomsat, Andri Yunianto menyampaikan bahwa optimalisasi teknologi satelit ini merupakan alternatif strategis demi menjaga kontinuitas pelayanan publik di zona yang memiliki keterbatasan sarana telekomunikasi.

"Telkomsat mendukung pemerataan konektivitas melalui layanan berbasis satelit, khususnya bagi wilayah yang belum memiliki akses jaringan atau masih mengalami keterbatasan sinyal," ujar Andri, dalam keterangannya, Selasa (28/7).

Ia menilai, sokongan akses internet berbasis satelit LEO ini diproyeksikan mampu menyokong jajaran pemerintah daerah dalam terhubung ke sistem data kependudukan secara lebih konsisten. 

Dengan demikian, proses pelayanan terhadap warga dapat terus bergulir, sekalipun di lokasi-lokasi yang jaringan terestrialnya belum terbangun dengan optimal.

Sekretaris Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Hani Syopiar Rustam memaparkan bahwa kesiapan dari pihak pemda menjadi aspek krusial dalam menyukseskan pemasangan perangkat serta instalasi jaringan di setiap titik penerima manfaat.

"Ketersediaan jaringan komunikasi yang memadai merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan," ujar Hani.

Seluruh 50 daerah yang menjadi target program ini berlokasi tersebar mulai dari Pulau Sumatra, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga kawasan Papua. 

Titik-titik tersebut dikategorikan sebagai wilayah blank spot atau area yang performa jaringan komunikasinya masih sangat terbatas.

Lewat sinergi strategis ini, Telkomsat bersama Ditjen Dukcapil memiliki harapan besar agar pemanfaatan teknologi satelit mampu mengakselerasi pemerataan sinyal, sekaligus mendongkrak mutu dan efisiensi pelayanan administrasi sipil di penjuru Indonesia.

Terkini