JAKARTA – Kinerja positif dibukukan oleh PT Mandiri Utama Finance (MUF) melalui pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang mencapai 7,2% secara year on year (YoY).
Di samping itu, nilai piutang pembiayaan perusahaan juga melaju naik sebesar 16,1% YoY sepanjang semester pertama tahun 2026.
Direktur PT Mandiri Utama Finance, Dapot Parasian Sukoco Sinaga menjelaskan bahwa segmen pembiayaan dana tunai menyumbang porsi sebesar 16% dari keseluruhan total pembiayaan tersebut.
"Pembiayaan dana tunai menjadi salah satu kontributor pertumbuhan pembiayaan," ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Menurut penjelasan Dapot Parasian Sukoco Sinaga, tingginya permintaan di sektor ini dipicu oleh besarnya keperluan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang fleksibel, cepat, serta mudah dijangkau untuk beragam tujuan.
Sektor pembiayaan dana tunai ini pun mayoritas dipakai guna mencukupi kebutuhan, baik yang bersifat produktif maupun konsumtif.
Di samping faktor kebutuhan tersebut, kelancaran proses pelayanan operasional beserta langkah optimalisasi pada saluran digital diakui ikut menyokong naiknya angka permintaan di segmen ini.
Walau begitu, Dapot Parasian Sukoco Sinaga menyadari bahwa tiap-tiap segmen pembiayaan mempunyai profil karakteristik serta tingkat risiko tersendiri.
Kendati demikian, pihak perseroan memastikan senantiasa konsisten dalam mengimplementasikan prinsip kehati-hatian sekaligus manajemen risiko yang ketat saat menyalurkan kredit.
Langkah strategis ini ditempuh demi memastikan kualitas portofolio di seluruh sektor usaha perusahaan tetap terjaga dalam kondisi yang sehat.