Studi Pasar, Hyundai Pajang Ioniq 3 di GIIAS 2026

Studi Pasar, Hyundai Pajang Ioniq 3 di GIIAS 2026
Tampilan Hyundai Ioniq 3. (Foto: NET)

JAKARTA - Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dipastikan akan diramaikan oleh kehadiran Hyundai Ioniq 3 sebagai salah satu lini kendaraan baru dari Hyundai. 

Keberadaan hatchback bertenaga listrik ini menjadi salah satu daya tarik utama menjelang dimulainya pameran otomotif paling bergengsi di Indonesia tersebut.

Berdasarkan pemantauan pada Senin (27/7/2026), unit Hyundai Ioniq 3 telah berada di area pameran Hyundai yang terletak di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Kendaraan tersebut terlihat sudah dipersiapkan secara matang untuk menyambut pembukaan GIIAS 2026.

Walaupun telah didatangkan ke Indonesia dan dipamerkan dalam GIIAS 2026, pihak Hyundai menegaskan bahwa kemunculan Ioniq 3 bukan berarti mobil listrik tersebut akan langsung dijual di pasar domestik.

Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Fransiscus Soerjopranoto, sebelumnya mengungkapkan bahwa langkah Hyundai memboyong Ioniq 3 ke GIIAS 2026 merupakan bagian dari riset pasar guna melihat seberapa besar ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap produk hatchback listrik kompak.

"Ioniq 3 tadi saya sampaikan kan bahwa itu special edition. Kami lagi melihat animo masyarakat di Indonesia. Jika bagus, ya kami akan pertimbangkan untuk masuk di Indonesia," kata Fransiscus, belum lama ini.

Menurut dia, respons yang diberikan oleh para pengunjung selama pelaksanaan GIIAS 2026 bakal menjadi bahan pertimbangan penting bagi Hyundai sebelum mengambil keputusan untuk memasarkan Ioniq 3 secara resmi di Tanah Air. 

Apabila mendapatkan umpan balik yang positif, hatchback listrik ini berpotensi besar untuk melengkapi lini kendaraan listrik Hyundai yang sebelumnya telah dihuni oleh Ioniq 5 dan Ioniq 6.

Hyundai perdana memperkenalkan Ioniq 3 pada April 2026 sebagai kendaraan hatchback listrik kompak yang dirancang untuk menyokong mobilitas harian. 

Mobil ini mengusung konsep Aero Hatch yang menampilkan bentuk bodi aerodinamis, bagian depan yang rendah, garis atap yang memanjang, serta komponen spoiler belakang yang terintegrasi.

Desain terbaru bernama Aero Hatch yang disematkan pada Hyundai Ioniq 3 ini memiliki wujud area depan yang rendah, garis atap memanjang, serta spoiler belakang terintegrasi yang difungsikan untuk mengoptimalkan efisiensi aerodinamika kendaraan.

Bukan hanya aspek eksterior, Hyundai turut mengklaim bahwa area kabin Ioniq 3 menyajikan ruang kepala yang lebih lapang, khususnya bagi penumpang yang duduk di baris kedua. 

Kendaraan listrik ini diproduksi di atas platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP) yang mengaplikasikan arsitektur kelistrikan 400 volt.

Dua Pilihan Baterai

Untuk pasar global, Hyundai Ioniq 3 ditawarkan dalam dua opsi kapasitas baterai. Tipe Standard Range mempunyai daya jelajah sampai 344 kilometer mengacu pada standar WLTP, sedangkan tipe Long Range sanggup menempuh jarak hingga 496 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh. 

Proses pengisian daya cepat DC diklaim mampu menyuplai daya baterai dari kondisi 10 persen hingga 80 persen hanya dalam kurun waktu sekitar 29 menit.

Beralih ke bagian dalam, Ioniq 3 menerapkan konsep interior Furnished Space yang memprioritaskan kenyamanan lewat ruang kabin yang luas berkat konfigurasi wheelbase panjang dan desain lantai yang rata. 

Kendaraan ini dapat menampung hingga lima orang penumpang dengan volume bagasi sebesar 441 liter, ditambah lagi dengan kompartemen penyimpanan ekstra di bawah lantai.

Demi menunjang faktor kenyamanan, Hyundai menyematkan berbagai fitur pada Ioniq 3 seperti kursi relaksasi, sistem pemanas dan ventilasi pada kursi, panoramic sunroof, ambient lighting, serta perangkat audio premium. 

Fasilitas hiburannya mengadopsi Pleos Connect yang berbasis Android Automotive OS dengan opsi monitor berukuran 12,9 inci atau 14,6 inci.

Di samping itu, Ioniq 3 juga disokong oleh inovasi teknologi Hyundai Digital Key 2, fitur Plug & Charge, EV Route Planner, hingga kemampuan Vehicle-to-Load (V2L) yang memfasilitasi baterai mobil untuk dimanfaatkan sebagai sumber daya listrik eksternal.

Dari aspek keselamatan berkendara, hatchback listrik ini dipersenjatai dengan fitur terintegrasi Hyundai SmartSense yang meliputi Highway Driving Assist 2, Remote Smart Parking Assist, Blind-Spot View Monitor, serta kelengkapan tujuh buah airbag.

Untuk spesifikasi pasar Eropa, Ioniq 3 memercayakan motor listrik yang memproduksi tenaga sebesar 147 PS dengan torsi maksimal 250 Nm, serta mampu melaju hingga kecepatan tertinggi 170 km/jam.

Kendati belum ada kepastian mengenai penjualannya di Indonesia, kehadiran Hyundai Ioniq 3 dalam ajang GIIAS 2026 mengindikasikan bahwa Hyundai Motors Indonesia sedang melakukan evaluasi mendalam terhadap peluang untuk meluncurkan hatchback listrik tersebut bagi konsumen di dalam negeri.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index