Kolaborasi Kemendukbangga dan USU di ICoPoF 2026

Kolaborasi Kemendukbangga dan USU di ICoPoF 2026
Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Budi Setiyono. (Foto: NET)

JAKARTA - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menjalin kerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) guna mengoptimalkan riset kebijakan kependudukan serta pembangunan keluarga yang berbasis pada bukti nyata.

Saat menghadiri International Conference on Population and Family Development (ICoPoF) 2026 di Kampus USU, Medan, Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Budi Setiyono menjelaskan adanya peran strategis dalam menyamakan persepsi akademis dengan target pembangunan nasional.

"Pemerintah saat ini sedang menyusun Desain Besar Pembangunan Kependudukan (DBPK) dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK). Kedua dokumen tersebut akan menjadi fondasi tata kelola kependudukan modern menuju Indonesia Emas 2045," ujar Budi dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Di sisi lain, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kemendukbangga/BKKBN Bonivasius Prasetya Ichtiarto menggarisbawahi krusialnya penguatan sinergi antara pihak pemerintah dan akademisi dalam merespons dinamika kependudukan yang kian rumit.

"Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, peneliti, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghasilkan kebijakan yang didukung bukti ilmiah. Melalui konferensi ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi ilmiah yang dapat menjadi masukan strategis bagi pembangunan kependudukan dan pembangunan keluarga di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Rektor USU Muryanto Amin memaparkan bahwa hambatan dalam pembangunan berkelanjutan ke depan tidak mungkin diatasi oleh satu lembaga mandiri, melainkan memerlukan kerja sama antardisiplin, antarsektor, hingga antarnegara.

"Menghadapi transisi demografi yang semakin kompleks memerlukan kebijakan yang didasarkan pada bukti ilmiah yang kuat," kata Amin.

Pada momen yang sama, United Nations Population Fund (UNFPA) Indonesia Representative Hassan Mohtashami mengutarakan bahwa lembaganya telah lama menjadi rekan strategis bagi Indonesia untuk menyokong pembangunan kependudukan dan keluarga. 

Esensi kerja sama yang dihadirkan ICoPoF 2026 ini selaras dengan fokus UNFPA dalam memperkokoh pembangunan berbasis bukti lewat riset, perumusan kebijakan, sekaligus investasi terhadap SDM.

Lewat pelaksanaan ICoPoF 2026, USU bersama Kemendukbangga/BKKBN memiliki target untuk memperluas jaringan kemitraan antara elemen pemerintah, kampus, lembaga internasional, dan para pemangku kepentingan guna melahirkan riset yang menopang kebijakan kependudukan serta pembangunan keluarga berbasis bukti demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index