Olahraga

7 Olahraga Praktis di Rumah untuk Bantu Tinggi Badan

7 Olahraga Praktis di Rumah untuk Bantu Tinggi Badan
7 Olahraga Praktis di Rumah untuk Bantu Tinggi Badan

JAKARTA - Banyak orang mendambakan tubuh tinggi semampai, meskipun kenyataannya faktor genetik cukup dominan dalam menentukan postur seseorang. Namun, jangan berkecil hati. Lingkungan, nutrisi, dan aktivitas fisik juga punya pengaruh besar terhadap tumbuh kembang, terutama saat usia pertumbuhan masih berlangsung. Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan rutin melakukan olahraga tertentu yang diyakini mampu membantu menambah tinggi badan.

Meski hasilnya tidak bisa sepenuhnya melawan keturunan, olahraga tetap memberikan kontribusi penting bagi kesehatan tulang dan postur tubuh. Menariknya, sejumlah latihan bisa dilakukan dengan mudah di rumah, tanpa memerlukan fasilitas khusus. Berikut penjelasan mengenai faktor yang memengaruhi tinggi badan dan tujuh jenis olahraga sederhana yang bisa membantu Anda mendapatkan postur lebih ideal.

Genetik vs Faktor Lingkungan

Sekitar 80 persen tinggi seseorang ditentukan oleh faktor keturunan. Artinya, bila orang tua bertubuh tinggi, kemungkinan besar anak juga akan memiliki postur yang serupa. Namun, bukan berarti faktor lain tak berpengaruh. Lingkungan, pola makan, hingga kebiasaan fisik dapat menjadi penentu tambahan dalam proses tumbuh kembang.

Nutrisi yang diperoleh sejak dalam kandungan, asupan makanan yang cukup setelah lahir, serta olahraga teratur selama masa pertumbuhan, semuanya dapat mendukung proses peninggian badan. Sebuah penelitian yang dimuat dalam Turkish Journal of Sport and Exercise menyebutkan bahwa aktivitas fisik, terutama yang melibatkan peregangan (stretching), sangat penting untuk kesehatan tulang.

“Sebagian besar tinggi seseorang ditentukan oleh genetik, tetapi faktor lingkungan seperti olahraga juga dapat memberikan kontribusi yang signifikan,” tulis Medline Plus.

7 Olahraga Penunjang Tinggi Badan

Berikut adalah beberapa jenis olahraga yang bisa membantu meningkatkan tinggi badan, sekaligus menjaga kebugaran tubuh.

1. Berenang: Gerakan Horizontal untuk Pertumbuhan
Berenang dikenal sebagai olahraga yang baik untuk memperpanjang tubuh. Gerakan horizontal melawan gravitasi membantu meregangkan otot sekaligus menstimulasi pertumbuhan tulang, terutama tulang belakang. Selain itu, aktivitas ini juga memperkuat daya tahan dan kebugaran jantung.

2. Basket: Lari dan Lompat yang Menstimulasi Pertumbuhan
Dalam permainan basket, tubuh kerap diajak berlari, melompat, dan menembakkan bola. Gerakan tersebut mampu merangsang lempeng pertumbuhan tulang serta melancarkan aliran darah menuju epifisis. Hal ini membantu tubuh berkembang lebih optimal, terutama bagi mereka yang masih dalam masa pertumbuhan.

3. Sepakbola: Gerakan Dinamis yang Merangsang Tulang
Sepakbola bukan hanya olahraga menyenangkan, tetapi juga bermanfaat bagi postur. Aktivitas berlari, melompat, hingga menyundul bola dapat merangsang pertumbuhan tulang. Darah yang kaya oksigen dan hormon pertumbuhan mengalir lebih lancar ke lempeng tulang saat tubuh aktif bergerak di lapangan.

4. Bersepeda: Mengayuh untuk Kesehatan dan Postur
Selain meningkatkan stamina, bersepeda juga diyakini membantu pertumbuhan tinggi badan. Gerakan mengayuh mengaktifkan otot paha serta lutut, yang pada akhirnya melancarkan aliran darah ke tulang. Aktivitas ini bisa dilakukan di luar ruangan maupun menggunakan sepeda statis di rumah.

5. Yoga: Peregangan dan Postur Tubuh Lebih Baik
Yoga memiliki berbagai gerakan peregangan yang mampu memperbaiki postur sekaligus memperkuat tulang. Beberapa pose yang direkomendasikan antara lain mountain pose dan triangle pose. Latihan ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memberi efek positif pada potensi peninggian badan.

6. Bergelantung: Memanjangkan Tulang Belakang
Latihan sederhana dengan cara bergelantung bisa membantu meluruskan dan memanjangkan tulang belakang. Jika dipadukan dengan pull-up, otot tubuh bagian atas ikut terlatih, sementara tulang tetap mendapatkan stimulasi pertumbuhan. Alatnya pun sederhana, cukup menggunakan palang gantungan di rumah.

7. Lompat Tali: Aktivitas Klasik untuk Tulang Kuat
Skipping atau lompat tali adalah olahraga klasik yang punya banyak manfaat. Gerakan melompat berulang kali membuat tulang meregang dan berkontraksi, merangsang lempeng pertumbuhan. Studi menunjukkan bahwa skipping juga mampu meningkatkan kepadatan mineral tulang, yang penting untuk kesehatan jangka panjang.

Olahraga, Penting di Segala Usia

Walau olahraga peninggi badan lebih efektif saat usia pertumbuhan, bukan berarti orang dewasa tidak memperoleh manfaatnya. Aktivitas fisik tetap penting dilakukan oleh semua kalangan. Selain menjaga postur, olahraga juga memperkuat tulang, meningkatkan kebugaran jasmani, dan melindungi tubuh dari berbagai risiko penyakit.

Bagi anak-anak dan remaja, olahraga seperti basket, berenang, sepakbola, bersepeda, yoga, lompat tali, hingga bergelantung bisa menjadi pilihan menyenangkan sekaligus bermanfaat. Sementara bagi orang dewasa, meskipun pertumbuhan tinggi mungkin sudah berhenti, manfaat kesehatan yang ditawarkan tetap signifikan.

Meningkatkan tinggi badan memang bukan perkara mudah, apalagi bila faktor genetik sudah menentukan sebagian besar. Namun, bukan berarti tidak ada jalan lain. Dengan pola makan bergizi, istirahat cukup, dan aktivitas fisik teratur, peluang untuk mendapatkan postur lebih proporsional tetap terbuka.

Olahraga-olahraga sederhana yang bisa dilakukan di rumah seperti berenang, basket, sepakbola, bersepeda, yoga, bergelantung, dan lompat tali, tidak hanya bermanfaat bagi postur tetapi juga menyehatkan tubuh secara keseluruhan.

Jadi, pilihlah jenis olahraga yang paling Anda sukai, lakukan secara rutin, dan rasakan manfaatnya bagi tubuh, baik untuk pertumbuhan tinggi maupun kesehatan jangka panjang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index