JAKARTA - Destry Damayanti resmi ditetapkan sebagai Gubernur sementara Bank Indonesia guna mengisi posisi Perry Warjiyo yang telah mengundurkan diri. Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, pada Senin (27/7/2026).
Merujuk pada pemberitaan Bisnis sebelumnya, figur wanita kelahiran Jakarta ini merupakan pakar ekonomi yang sudah berpengalaman panjang di ranah kebijakan makroekonomi, pasar keuangan, hingga industri perbankan.
Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini lantas menuntaskan studi tingkat magister dan memperoleh gelar Master of Science pada program Regional Science di Cornell University, New York, Amerika Serikat.
Awal jejak karier profesional Destry dimulai saat dipercaya sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada rentang 2000–2003.
Pasca jenjang tersebut, ia kembali berkiprah di lingkungan akademis dengan menjadi peneliti serta dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada kurun 2005–2006.
Berdasarkan penelusuran dari Elektronik Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (e-LHKPN) Komisi Pemberantasan KPK periode 2025 yang diserahkan pada 19 Maret 2026, Destry Damayanti mencatatkan akumulasi nilai kekayaan melebihi Rp100,236 miliar. Sebelum menduduki posisi ini, dirinya mengemban amanat sebagai Deputi Gubernur Senior.
Pada kategori aset tanah dan bangunan, total nilainya menembus angka Rp57,107 miliar. Daftar kepemilikan tersebut meliputi:
Tanah seluas 336 m2 di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp7,5 juta
Bangunan seluas 38 m2 di Kab / Kota Kota Jakarta Utara, hasil sendiri Rp350 juta
Bangunan seluas 38 m2 di Kab / Kota Kota Jakarta Utara, hasil sendiri Rp350 juta
Bangunan seluas 105 m2 di Kab / Kota Pandeglang, hasil sendiri Rp300 juta
Tanah dan Bangunan seluas 114 m2/187 m2 di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp3,5 miliar
Bangunan seluas 34 m2 di KAB / Kota Tangerang, hasil sendiri Rp500 juta
Tanah dan Bangunan seluas 247 m2/247 m2 di KAB / Kota Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp6 miliar
Bangunan seluas 2.500 m2 di Kab / Kota Kota Serang, hasil sendiri Rp3 miliar
Tanah dan Bangunan seluas 75 m2/172 m2 di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp6,1 miliar
Tanah dan Bangunan seluas 45 m2/102 m2 di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp3,5 miliar
Tanah seluas 291 m2 di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp13,5 miliar
Tanah seluas 1.438 m2 di KAB / Kota Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp20 miliar
Sementara itu, pada kelompok aset alat transportasi dan mesin, jumlah kekayaan yang dicatatkan mencapai Rp1,077 miliar, yang terdiri atas:
Lainnya, Litespeed Road Bike Tahun 2020, hasil sendiri, Rp45 juta
Lainnya, Dahon Sepeda Lipat Tahun 2020, hasil sendiri, Rp1 juta
Lainnya, Pacific Sepeda Lipat Listrik Tahun 2021, hasil sendiri Rp3,5 juta
Mobil, Hyunday Ionic 5 Tahun 2023, hasil sendiri Rp450 juta
Motor, Vespa Vespa Sprint S 150 White 2024 MY'24 Tahun 2024, hasil sendiri Rp53 juta
Mobil, Byd Byd Seal Tahun 2024, hasil sendiri Rp525 juta
Di samping itu, Destry juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp12,36 miliar; kepemilikan surat berharga senilai Rp15,23 miliar; kas dan setara kas sejumlah Rp15,07 miliar; kekayaan dalam bentuk harta lainnya sejumlah Rp2,89 miliar; serta tanggungan utang senilai Rp3,52 miliar.