Harga Emas Antam Turun Rp 10.000 Jadi Rp 2.592.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah

Harga Emas Antam Turun Rp 10.000 Jadi Rp 2.592.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah

BISNISINSIGHT.COM — Harga emas batangan Antam Logam Mulia turun Rp 10.000 menjadi Rp 2.592.000 per gram pada perdagangan Selasa (15/9/2026), sementara harga buyback melemah lebih dalam Rp 15.000 ke Rp 2.437.000 per gram. Koreksi ini terjadi saat pasar menanti keputusan suku bunga The Fed dalam rapat FOMC 15-16 September 2026. Bagi investor emas, selisih jual-beli Antam kini melebar ke Rp 155.000 per gram atau sekitar 5,98%.

Penurunan harga Antam Logam Mulia tercatat di butik resmi Antam Pulo Gadung, Jakarta. Harga berlaku untuk wilayah JABODETABEK, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Makassar, dan Palembang, dengan kemungkinan tambahan biaya pengiriman di kota lain.

Harga Emas di Pegadaian: Galeri 24, Antam, dan UBS

Di jaringan Pegadaian, harga emas antar merek bervariasi untuk ukuran 1 gram. Galeri 24 dijual Rp 2.541.000, UBS Rp 2.566.000, dan Antam versi Pegadaian Rp 2.631.000 per gram.

Perbedaan harga antar merek membuat selisih jual-beli (spread) ikut berbeda. Galeri 24 punya spread terkecil Rp 142.000 per gram (5,59%), sedangkan Antam di Pegadaian paling lebar Rp 253.000 per gram (9,62%).

Antam Logam Mulia menawarkan buyback tertinggi di antara semua merek, sehingga lebih menguntungkan bagi investor yang berencana menjual kembali emasnya. Sementara Galeri 24 unggul dari sisi harga jual termurah dan spread paling tipis.

Harga Emas Dunia Tertekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga

Harga emas dunia (XAUUSD) bergerak di sekitar level US$ 4.370,89 per ounce pada Selasa (15/9/2026). Pasar menanti hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung 15-16 September 2026.

Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed menguat setelah data inflasi AS terbaru menunjukkan tekanan harga lebih tinggi dari perkiraan. Kondisi itu terlihat dari harga emas yang belum mampu menembus sekaligus bertahan di atas level resistance US$ 4.355.

Prospek Jangka Menengah Masih Positif

Meski tertekan dalam jangka pendek, prospek emas dalam jangka menengah hingga panjang tetap positif. Beberapa faktor pendorongnya:

  • Pembelian emas oleh bank sentral dunia yang berlanjut
  • Ketidakpastian geopolitik global yang masih tinggi
  • Potensi pelonggaran kebijakan moneter di akhir tahun
  • Permintaan fisik dari Asia yang tetap kuat

Strategi Investor di Tengah Koreksi Harga

Keputusan suku bunga The Fed pada 16 September 2026 akan menjadi katalis utama pergerakan emas dalam waktu dekat. Penurunan harga saat ini bisa menjadi peluang akumulasi, terutama bagi investor jangka panjang.

Dari sisi pemilihan produk, Galeri 24 dan Antam Logam Mulia memiliki spread yang relatif kecil sehingga menguntungkan untuk investasi jangka menengah. Emas ukuran kecil (0,5-5 gram) lebih likuid untuk dijual kembali, sementara ukuran besar (50-100 gram) memiliki harga per gram yang lebih murah.

Investor disarankan selalu memverifikasi harga terkini dari sumber resmi sebelum bertransaksi, karena harga emas dapat berubah setiap hari mengikuti pergerakan pasar global.

Investasi mengandung risiko.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index