Kenali Ciri Herpes Bibir dan Perbedaannya dengan Sariawan

Kenali Ciri Herpes Bibir dan Perbedaannya dengan Sariawan
ilustrasi herpes [FOTO: NET].

JAKARTA - Luka atau lepuhan di area sekitar bibir acapkali dikira sebagai sariawan. Padahal, gangguan tersebut dapat menjadi indikasi cold sore atau herpes labialis.

Cold sore merupakan kelompok lepuhan kecil berisi cairan yang dipicu oleh infeksi virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1), yang umumnya menampakkan diri di sekitar bibir, mulut, maupun hidung. 

Virus ini pada dasarnya didapatkan sejak masa kanak-kanak dan bertengger mendiami tubuh. Pada beberapa individu, virus sanggup kembali aktif hingga memicu cold sore secara berulang.

Profesor praktik umum di Bond University, Mark Morgan menerangkan bahwa infeksi virus herpes simpleks tidak sanggup dieliminasi sepenuhnya dari dalam tubuh.

“Tidak ada obatnya, virus ini akan ada seumur hidup,” terang Morgan, disadur dari Body and Soul.

Kenali Ciri Herpes pada Bibir

1. Diawali Gatal atau Kesemutan Sebelum bentol lepuhan timbul, permukaan bibir lazimnya mengalami sensasi gatal, iritasi, atau kesemutan selama beberapa hari.

Apoteker komunitas sekaligus co-host The House of Wellness Radio, Gerald Quigley, menjelaskan bahwa sensasi tersebut bertindak sebagai sinyal awal sebelum datangnya luka.

“Cold sore dimulai dengan rasa gatal, iritasi atau kesemutan,” ucapnya.

Pemicu mengaktifkan kembali cold sore di antaranya infeksi seperti pilek atau flu, tingkat stres, paparan sinar matahari beserta angin, hingga fluktuasi hormon.

2. Muncul Lepuhan Berisi Cairan Selepas tahapan gejala awal, lapisan kulit dapat pecah dan membentuk koloni lepuhan kecil berisi cairan. Area terdampak akan tampak kemerahan, membengkak, terasa lunak, serta nyeri.

Cold sore tergolong sangat cepat menular, khususnya kala lepuhan timbul, pecah, atau mengeluarkan cairan. Meski begitu, virus tetap berpotensi menyebar walau tidak terdapat luka yang kasat mata. Penularan dapat berlangsung lewat ciuman atau pemakaian bersama barang yang bersentuhan dengan area mulut.

Oleh sebab itu, hindari kontak fisik langsung dengan luka dan tidak menggunakan barang pribadi bersamaan sewaktu mengalami cold sore.

Perbedaan Herpes pada Bibir dan Sariawan

Cold sore berwujud lepuhan berisi cairan yang lazimnya menyembul di bibir atau area sekitarnya. Sementara itu, sariawan umumnya berwujud luka terbuka di rongga dalam mulut, bersifat tidak menular, dan tidak dipicu oleh infeksi virus. Sariawan juga tidak melewati siklus perkembangan berupa lepuhan hingga mengering membentuk keropeng sebagaimana cold sore.

Walau demikian, tidak semua lepuhan di bibir otomatis menandakan herpes. Kondisi tersebut bisa pula dipicu oleh gesekan atau trauma fisik, paparan makanan atau minuman panas, reaksi alergi, hingga dermatitis kontak akibat penggunaan produk perawatan bibir.

Cara Mengatasi Herpes di Bibir

Sebagian besar kasus cold sore mampu pulih secara mandiri dalam durasi sekitar tujuh hingga sepuluh hari. Aplikasi krim antivirus yang dijual bebas sanggup membantu memacu pemulihan bila dioleskan sejak indikasi awal.

Mark memaparkan bahwa efektivitas krim antivirus paling optimal apabila diaplikasikan sejak fase awal kemunculan cold sore.

“Krim yang dijual bebas dapat mengurangi durasi rasa sakit, tetapi kurang dari 24 jam,” jelasnya.

Pada kasus cold sore yang intens kambuh dan sangat mengganggu, dokter dapat mempertimbangkan pemberian obat antivirus berbentuk tablet. Morgan menyebut tablet itu juga dapat dimanfaatkan sebagai langkah pencegahan pada pasien yang kerap mengalami cold sore berulang.

“Tablet antivirus sebagai pencegah dapat membantu,” kata Morgan.

Adapun obat pereda nyeri semisal ibuprofen atau parasetamol dapat dikonsumsi guna meredakan rasa tidak nyaman beserta pembengkakan. Cold sore juga dapat ditutupi menggunakan patch khusus. Patch hidrogel sanggup melindungi luka, menekan iritasi, serta meredakan rasa sakit.

Apabila lepuhan bertahan melampaui durasi dua minggu atau cold sore terlampau sering kambuh, konsultasikan kondisi itu kepada tenaga medis guna memperoleh diagnosis beserta penanganan yang tepat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index