JAKARTA — Tabel kredit usaha rakyat atau KUR BRI dengan subsidi bunga dari pemerintah menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah yang dimilikinya.
Bagi masyarakat yang hendak meminjam KUR BRI, maka wajib memperhatikan durasi angsuran serta menyesuaikan dengan kapasitas kemampuan membayar cicilan UMKM.
Lewat tabel pinjaman KUR BRI, calon debitur bisa melihat sekaligus melakukan simulasi angsuran berdasarkan jenis pinjaman beserta tenor yang diambil.
Terdapat beberapa jenis KUR yang didasarkan pada segmen calon debitur, yakni KUR Super Mikro, KUR Mikro, hingga KUR Kecil. Berikut rincian jenis KUR BRI, perbedaan bunga, serta plafonnya:
Pertama, KUR Super Mikro merupakan produk KUR yang diperuntukkan bagi pelaku usaha yang memerlukan pembiayaan dalam jumlah relatif kecil. Berdasarkan informasi BRI, fasilitas tersebut memiliki plafon hingga Rp10 juta dengan bunga 3% efektif per tahun.
Kedua, KUR Mikro ialah produk KUR yang ditujukan kepada pelaku usaha mikro yang membutuhkan pembiayaan lebih besar serta memiliki plafon lebih dari Rp10 juta sampai Rp100 juta dengan bunga 6% efektif per tahun.
Ketiga, KUR Kecil menjadi opsi produk KUR yang ditujukan bagi pelaku usaha yang memerlukan plafon lebih besar demi mengembangkan bisnis. BRI menetapkan plafon lebih dari Rp100 juta sampai Rp500 juta dengan bunga 6%.
Kendati demikian, sebelum mengajukan KUR, terdapat syarat yang wajib dipenuhi oleh calon debitur. Debitur wajib melakukan perhitungan dan mengestimasikan jumlah angsuran setiap bulan agar cicilan tidak mengganggu arus kas usaha.
Adapun syarat pengajuan KUR BRI 2026 meliputi Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, sudah berusia minimal 17 tahun atau 21 tahun khusus KUR Mikro, akta nikah bagi yang sudah menikah, Nomor Pokok Wajib Pajak untuk pinjaman lebih dari Rp50 juta, Nomor Induk Berusaha atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan/RT/RW, memiliki usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan, serta tidak sedang menerima kredit dari bank lain kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit.
Sementara itu, cara pengajuan KUR BRI 2026 secara online dapat dilakukan dengan membuka laman resmi kur.bri.co.id, melakukan login menggunakan alamat email dan kata sandi akun terdaftar, mengklik tombol “Ajukan Pinjaman KUR”, membaca syarat dan ketentuan, lalu mengklik “Saya adalah nasabah BRI serta Setuju dan Ajukan Pinjaman” serta mengeklik “I’m not a Robot”.
Langkah berikutnya adalah mengisi data diri serta data usaha secara lengkap, mengunggah dokumen yang diperlukan, mengeklik “Selanjutnya”, serta mengeklik “Hitung Angsuran” untuk melihat jumlah cicilan yang akan dibayar.
Terakhir, klik “Ajukan Pinjaman” hingga muncul halaman informasi mengenai disetujui atau tidaknya pinjaman yang diajukan, di mana nasabah nantinya akan menjalani survei fisik oleh petugas.