BUMA dan Zarfix Rilis Marketplace AI untuk Perluas Akses Usaha

BUMA dan Zarfix Rilis Marketplace AI untuk Perluas Akses Usaha
Badan Usaha Milik Ansor (BUMA). (Foto: NET)

JAKARTA - Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) memperkenalkan kolaborasi pengembangan Zarfix, yaitu pasar digital yang memakai teknologi serta kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) guna mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli sekaligus membukakan akses yang lebih luas terhadap perdagangan digital.

Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin menuturkan bahwa perkembangan perdagangan digital telah mengubah cara pengusaha memperkenalkan produk, berinteraksi dengan konsumen, serta menjangkau pasar. 

Buat usaha kecil dan menengah, pergeseran tersebut sekalian menghadirkan peluang beserta tantangan, khususnya dalam membangun kehadiran digital serta memahami kebutuhan konsumen yang kian dinamis.

Lantaran hal itu, BUMA bersama Zarfix merancang pasar digital yang tidak sekadar berperan sebagai wadah transaksi, tetapi juga diarahkan guna menyokong kebutuhan pengusaha dalam mengelola serta memajukan usahanya lewat teknologi digital.

Addin memaparkan, transformasi digital perlu dibarengi dengan perluasan akses supaya pengusaha di daerah mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk masuk serta tumbuh di ranah digital. 

"Pelaku usaha di daerah dan generasi muda perlu memiliki ruang untuk memperkenalkan produk, memahami pasar, dan membangun jaringan usaha," ujar Addin dalam keterangannya, Sabtu (29/8).

Direktur Utama PT BUMA Bintang Perkasa sekaligus CEO BUMA, Firmana Tri Andika menyatakan kerja sama dengan Zarfix merupakan bagian dari langkah BUMA membaca dinamika pola perdagangan sekaligus memperluas jangkauan bisnis di ranah teknologi. Menurutnya, perdagangan kini semakin terhubung erat dengan teknologi.

"Karena itu, peluangnya bukan hanya membangun marketplace sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga mengembangkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha dan perubahan perilaku konsumen," ujar Firmana.

Dia mengutarakan penerapan AI dalam pembangunan Zarfix bakal dieksekusi secara bertahap dengan memerhatikan kebutuhan pengguna serta tingkat kesiapan bisnis. Pengambangan Zarfix sendiri selaras dengan visi BUMA di bidang teknologi informasi dan akselerasi kewirausahaan.

BUMA sebelumnya memposisikan diri sebagai perusahaan induk yang menyatukan sejumlah unit bisnis strategis serta menumbuhkan berbagai lini usaha melalui skema kemitraan. 

Pada ranah peningkatan kapasitas, BUMA turut menggelar pelatihan serta sertifikasi lewat kerja sama dengan beberapa mitra, di samping pembinaan kewirausahaan via Club Usaha Ansor (CUAN). Langkah tersebut menjadi esensi dari upaya BUMA memperkokoh kapasitas pelaku usaha seiring ekspansi bisnis digital.

Bagi BUMA, keikutsertaan pengusaha ke dalam ekosistem perdagangan digital tidak hanya bersandar pada ketersediaan platform semata. Aspek kesiapan dalam mengemas produk, memahami pembeli, mengurus transaksi, mempertahankan mutu layanan, serta merawat kepercayaan tetap memegang peranan krusial demi kelangsungan bisnis.

Kemitraan strategis antara BUMA dan Zarfix selanjutnya difokuskan untuk mematangkan layanan pasar digital serta pemanfaatan teknologi yang selaras dengan kebutuhan publik. Seluruh proses pengembangan itu bakal dijalankan bertahap seiring pemetaan kebutuhan pasar dan penguatan jejaring mitra.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index