BRI Insurance Tingkatkan Literasi Keuangan Asuransi untuk PKBM

BRI Insurance Tingkatkan Literasi Keuangan Asuransi untuk PKBM
Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo. (Foto: NET)

JAKARTA - PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) memperkokoh pemahaman serta perluasan akses finansial asuransi bagi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) lewat program Pelatihan Penguatan Tata Kelola Keuangan, Kemandirian Finansial, dan Sustainability PKBM.

“Risiko itu bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, yang mungkin akan berdampak pada kami ataupun harta benda yang kami miliki. Maka BRI Insurance berkomitmen untuk selalu menggencarkan literasi dan inklusi keuangan asuransi demi masa depan masyarakat,” kata Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Lebih lanjut, Budi menilai penguatan kapasitas PKBM tersebut diharapkan mampu menyediakan pemahaman mengenai peran asuransi dalam menata keuangan sekaligus menumbuhkan potensi unit usaha secara lebih terstruktur dan berkesinambungan.

Salah satu wujud bimbingan yang disalurkan oleh BRI Insurance adalah Financial Management System dan Digitalisasi Unit Usaha Edukatif di Provinsi Banten.

Pelatihan tersebut menekankan urgensi tata kelola keuangan sebagai salah satu pilar dalam mendirikan kemandirian dan keberlangsungan lembaga pendidikan masyarakat.

Budi menyatakan, pengaturan keuangan yang baik tidak sekadar bersangkutan dengan tertib administrasi serta pembukuan, tetapi juga berfungsi dalam menunjang perencanaan, penentuan keputusan, serta pemanfaatan maksimal sumber daya yang dipegang lembaga.

Seiring dengan kemajuan kebutuhan pengaturan organisasi di era digital, bimbingan turut memperkenalkan penerapan Financial Management System (FMS) serta digitalisasi unit usaha edukatif.

Implementasi sistem tersebut diantisipasi mampu menolong PKBM merancang proses pengaturan keuangan yang lebih teratur, praktis, dan gampang diawasi, sekaligus mendukung perluasan unit usaha sebagai salah satu potensi sumber pemasukan lembaga.

Digitalisasi unit usaha edukatif pun menyediakan kesempatan bagi PKBM untuk memaksimalkan potensi yang dipegang selaras dengan keperluan masyarakat di sekitarnya.

“Dengan pengelolaan yang terarah, unit usaha dapat dikembangkan tidak hanya sebagai aktivitas pendukung, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian finansial dan keberlanjutan operasional lembaga,” ujar Budi.

“Kehadiran BRI Insurance menjadi bagian dari keterlibatan perusahaan dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat melalui edukasi, pengembangan kemampuan pengelolaan, serta pemanfaatan teknologi,” katanya menambahkan.

Di samping itu, agenda ini pun menggandeng sejumlah entitas dalam ekosistem BRI Group, yaitu BRI, BRI Insurance, dan anak Perusahaan BRI Group lainnya.

“Sinergi tersebut menjadi bagian dari kolaborasi untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat melalui penguatan tata kelola serta pemanfaatan solusi yang relevan dengan kebutuhan lembaga,” katanya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index