Kinerja Positif CNAF: Pembiayaan Dana Tunai Melesat 57%

Kinerja Positif CNAF: Pembiayaan Dana Tunai Melesat 57%
Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman (Foto : Net)

JAKARTA - PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) membukukan kenaikan yang signifikan pada sektor pembiayaan dana tunai selama paruh pertama tahun 2026.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman menyatakan bahwa penyaluran dana tunai di perseroan pada semester I-2026 meningkat sebesar 57% dibandingkan masa yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 551 miliar, sehingga nilainya kini mencapai Rp 867 miliar.

"Permintaan pembiayaan dana tunai pada paruh pertama 2026 didorong oleh tingginya kebutuhan masyarakat untuk keperluan produktif maupun konsumtif," ujarnya kepada Kontan, Jumat (24/7/26).

Untuk sektor produktif, fasilitas dana tunai ini mayoritas digunakan sebagai dana tambahan modal usaha. Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan konsumtif didominasi oleh ongkos pendidikan, biaya kesehatan, perbaikan tempat tinggal, hingga beragam keperluan rumah tangga lainnya.

Faktor penunjang lain yang ikut mengerek pertumbuhan di segmen ini adalah kepraktisan akses pembiayaan, optimalisasi layanan digital, serta ketersediaan program pembiayaan yang bersaing di pasar.

Bukan hanya tumbuh dari sisi penyaluran, mutu pembiayaan dana tunai di perusahaan financing ini juga memperlihatkan hasil yang bagus. Pada jangka waktu yang sama, rasio pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) untuk produk dana tunai CNAF tertahan di angka 2,5%.

Ristiawan Suherman menyebutkan, kualitas kredit tetap terjaga berkat penerapan prinsip kehati-hatian dalam proses underwriting, penguatan manajemen risiko yang prudent, penyaluran pembiayaan secara selektif, serta pemantauan kualitas portofolio secara berkala.

Walaupun mencatatkan pertumbuhan pesat, motor penggerak utama bisnis pembiayaan di CNAF masih dipegang oleh sektor pembiayaan untuk kepemilikan unit kendaraan bermotor yang menembus angka Rp 2,73 triliun. 

Porsi pembiayaan kendaraan tersebut mengambil jatah 74% dari total portofolio, sementara pembiayaan dana tunai menyumbang andil sebesar 23%.

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index