Majalah Abad ke-19 Dikembalikan ke Perpustakaan Concord usai 132 Tahun Dipinjam

Kamis, 17 September 2026 | 17:58:00 WIB

BISNISINSIGHT.COM — Perpustakaan Umum Concord di New Hampshire, Amerika Serikat, menerima kembali sebuah majalah abad ke-19 yang dipinjam 132 tahun lalu atau setara 48.220 hari. Keterlambatan itu seharusnya berujung denda USD12.055, namun kebijakan amnesti denda yang baru berlaku membuat peminjamnya bebas dari tagihan tersebut.

Majalah berjudul The Century Illustrated Monthly Magazine edisi September 1894 itu tiba kembali di rak perpustakaan pekan lalu. Peminjamnya, seorang pria bernama John, mengaku tidak tahu bagaimana majalah lawas tersebut bisa tersimpan di rumahnya selama puluhan tahun.

Perpustakaan Umum Concord sebelumnya mengumumkan program penangguhan denda keterlambatan. Pengumuman itulah yang mendorong John memutuskan mengembalikan majalah yang sudah lama terlupakan itu.

Denda USD12.055 yang Akhirnya Diampuni

Berdasarkan catatan perpustakaan, majalah tersebut telah dipinjam selama 48.220 hari. Jika dihitung dengan tarif denda normal, keterlambatan itu setara dengan USD12.055 atau sekitar Rp213 juta.

John tidak perlu membayar sepeser pun dari jumlah tersebut. Kebijakan amnesti denda yang berlaku membuat seluruh tunggakan keterlambatan dihapuskan.

"Kami telah melihat banyak wajah gembira sejak mengumumkan penangguhan denda ini," tulis Perpustakaan Umum Concord melalui akun Facebook resminya.

Pengelola perpustakaan mengaku tetap berharap buku-buku yang telat dikembalikan, meski tidak menyangka akan menerima koleksi dari akhir abad ke-19. "Tentu saja kami berharap buku-buku yang sudah lama terlambat akan dikembalikan, tetapi pastinya bukan sesuatu yang berasal dari akhir abad ke-19," lanjut pernyataan tersebut.

Amnesti Denda Berlaku Satu Tahun

Perpustakaan Umum Concord memberlakukan amnesti denda keterlambatan selama satu tahun mulai 1 September 2026. Program ini dirancang untuk mengevaluasi dampak dari konsep "perpustakaan bebas denda" bagi warga setempat.

Kebijakan semacam ini bukan hal baru di sejumlah perpustakaan Amerika Serikat. Tujuannya mendorong peminjam mengembalikan koleksi yang tertahan, sekaligus menghapus hambatan ekonomi bagi warga berpenghasilan rendah yang enggan datang karena takut denda.

Bagi Perpustakaan Umum Concord, majalah Century Illustrated edisi 1894 itu tidak akan kembali masuk ke sirkulasi peminjaman. Pihak perpustakaan menyebutnya mungkin lebih layak menempati "Concord Room" sebagai bagian dari koleksi arsip.

"Sudah pasti, majalah ini tidak akan dimasukkan kembali ke dalam sirkulasi peminjaman. Namun mungkin layak mendapat tempat di 'Concord Room'," tulis perpustakaan itu.

Kasus ini menjadi salah satu contoh ekstrem dari koleksi perpustakaan yang kembali setelah puluhan tahun. Bagi perpustakaan di berbagai negara, termasuk Indonesia, program penghapusan denda serupa kerap dipertimbangkan untuk mengembalikan buku-buku yang lama menghilang dari rak.

Terkini