JAKARTA - PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI) menyabet dua penghargaan pada ajang TOP GRC Awards 2026 yang menyoroti tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan (GRC) perusahaan.
Berdasarkan keterangan resmi WKI di Jakarta, Jumat, dua penghargaan tersebut meliputi TOP GRC Awards 2026 - 4 Stars untuk WKI, serta The Most Committed GRC Leader 2026 bagi Plt Direktur Utama WKI Bambang Dwi Wijayanto.
Bambang menuturkan, raihan predikat 4 Stars ini merupakan sebuah peningkatan dibanding tahun lalu saat perusahaan memperoleh predikat 3 Stars.
"Bagi kami, GRC bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi. GRC kami integrasikan ke dalam setiap pengambilan keputusan bisnis, mulai dari tingkat strategis hingga operasional, agar pertumbuhan Perusahaan tetap sehat, terukur, dan berkelanjutan," ujar Bambang.
Implementasi GRC di WKI ditunjukkan lewat peninjauan tender berbasis risiko, Komite Manajemen Risiko, Komite Investasi dan Divestasi, sentralisasi pembayaran, hingga pengintegrasian indikator risiko dengan indikator kinerja utama (KPI).
Rangkaian mekanisme itu dinilai Bambang membantu pihak manajemen memetakan risiko sejak fase perencanaan, menyusun langkah mitigasi, serta mengawasi proses jalannya.
Aktif pada industri infrastruktur membuat WKI kerap berhadapan dengan risiko kontrak, pendanaan, operasional, hingga kepatuhan. Oleh sebab itu, penerapan manajemen risiko dipakai untuk memutakhirkan penyeleksian proyek, pengendalian kontrak, pemantauan arus kas, serta antisipasi risiko kecurangan.
"Manajemen risiko tidak secara langsung menghasilkan pendapatan. Kontribusinya adalah membantu memastikan pendapatan diperoleh dari keputusan dan proyek yang lebih sehat, dengan risiko yang dapat diterima, margin yang dijaga, dan arus kas yang dikendalikan. Ukuran keberhasilan kami bukan banyaknya risiko yang dicatat, melainkan kualitas keputusan dan nilai perusahaan yang dapat dilindungi," jelas Bambang.
Langkah penguatan GRC ini, ia menambahkan, searah dengan visi WKI untuk bertransformasi menjadi mitra tepercaya pada sektor sarana infrastruktur dan energi baru terbarukan (EBT) yang berkelanjutan.
Pelaksanaan GRC yang berkesinambungan diyakini sanggup mengokohkan kredibilitas WKI sekaligus merawat kepercayaan mitra strategis di tengah dinamisnya sektor infrastruktur dan EBT.
"Penghargaan ini menjadi umpan balik bagi kami untuk terus meningkatkan kematangan GRC dan memastikan penerapannya memberi dampak nyata terhadap kualitas keputusan serta keberlanjutan perusahaan," ujar Bambang.