Penerbangan Banda Aceh-Jakarta Terdampak Penutupan Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 07 September 2026 | 22:48:01 WIB
Ilustrasi - Suasana di ruang tunggu Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar mengonfirmasi bahwa operasional penerbangan rute Jakarta dan arah sebaliknya di lokasi tersebut masih mengalami gangguan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

"Bandara Soekarno-Hatta dinyatakan ditutup sementara (Aerodrome Closed) akibat volcanic ash mulai pukul 08.28 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026," kata General Manager Bandara Sultan Iskandar Muda, Rahmat Adil Indrawan di Blang Bintang, Senin (7/9/2026).

Rahmat merincikan bahwa penutupan operasional itu berimbas langsung pada konektivitas layanan penerbangan dari dan menuju Bandara Sultan Iskandar Muda dengan perkiraan durasi sampai Senin (7/9) pukul 18.00 WIB.

Rahmat menerangkan, deretan rute penerbangan Banda Aceh–Jakarta beserta Jakarta–Banda Aceh terpaksa dibatalkan lantaran aktivitas penerbangan dari maupun menuju Bandara Soekarno-Hatta dibekukan sementara sepanjang periode penutupan.

Menurut Rahmat, peristiwa erupsi Gunung Anak Krakatau yang melontarkan sebaran abu vulkanik berimbas pada kelancaran operasional di jajaran bandara, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).

Pihak manajemen Bandara Sultan Iskandar Muda rutin berkoordinasi bersama jajaran maskapai dan seluruh pemangku kepentingan guna mengamati dinamika ruang udara sekaligus menjamin penanganan bagi para penumpang terdampak dilaksanakan selaras dengan regulasi.

"Bagi calon penumpang yang memiliki penerbangan dari dan menuju Jakarta, kami mengimbau untuk tidak datang ke bandara terlebih dahulu sebelum memperoleh kepastian status penerbangan dari maskapai, serta terus memantau informasi terbaru terkait jadwal penerbangan," katanya.

Rahmat menekankan bahwa perlindungan keselamatan dan keamanan armada penerbangan merupakan hal yang paling diutamakan.

"Penyesuaian operasional penerbangan akan dilakukan secara dinamis mengikuti perkembangan kondisi ruang udara dan keputusan otoritas penerbangan," katanya.

Pihak pengelola Bandara Sultan Iskandar Muda berkomitmen menyajikan pembaruan informasi secara berkala bilamana terdapat pergeseran kondisi operasional yang mendasar.

Airport Operation and Services Departement Head, Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Yudi Apriana mengimbuhkan bahwa akibat gejolak erupsi Gunung Krakatau sejak kemarin, terdapat tujuh jadwal penerbangan yang terimbas, kemudian bertambah 5 jadwal penerbangan lagi pada Senin (7/9).

Terkini