Kinerja BCA Syariah Semester I/2026: Laba Melonjak 9,2% Jadi Rp109,4 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 | 01:46:02 WIB
PT Bank BCA Syariah. (Foto: NET)

JAKARTA – PT Bank BCA Syariah berhasil mencetak laba setelah pajak senilai Rp109,4 miliar sepanjang semester I/2026. Capaian tersebut mengalami peningkatan sebesar 9,2%. 

Kenaikan laba BCA Syariah ini didorong oleh naiknya pendapatan dari penyaluran pembiayaan yang selaras dengan perluasan usaha perseroan. 

Mengacu pada paparan kinerja perusahaan, financing income BCA Syariah menyentuh angka Rp512,9 miliar per Juni 2026, atau melonjak 16,6% secara tahunan dari posisi Rp439,8 miliar pada Juni 2025. Peningkatan ini seiring dengan pembiayaan yang naik 20,5% secara tahunan menjadi Rp13,58 triliun dari sebelumnya Rp11,27 triliun.

Walaupun begitu, peningkatan laba masih berada di bawah laju kenaikan financing income

Salah satu hal yang menghambat laju profitabilitas ialah naiknya biaya dana (cost of fund) yang mencapai Rp267,3 miliar, meningkat 5,8% secara tahunan. Dengan demikian, pendapatan margin BCA Syariah tercatat sebesar Rp422,3 miliar, naik 13,4% dari Rp372,4 miliar pada Juni 2025.

Di tengah tekanan biaya dana tersebut, BCA Syariah tetap berupaya memperkokoh struktur pendanaan lewat penghimpunan dana murah. Total dana pihak ketiga (DPK) naik 10,2% menjadi Rp15,39 triliun. 

Dana murah atau CASA mencapai Rp6,53 triliun atau sekitar 42,4% dari total DPK. Peningkatan ini terutama bersumber dari giro yang naik 23,2% menjadi Rp3,81 triliun, sementara tabungan naik 4,5% menjadi Rp2,72 triliun.

Di sisi lainnya, pendapatan berbasis komisi serta pendapatan lainnya menjadi salah satu penunjang tambahan. Pos tersebut meningkat 30,4% menjadi Rp37,7 miliar pada semester I/2026. 

Namun, kenaikan biaya operasional ikut membatasi pertumbuhan laba. Beban operasional BCA Syariah naik 20,3% menjadi Rp293,9 miliar. 

Peningkatan tersebut terutama bersumber dari biaya tenaga kerja serta biaya umum dan administrasi. Terkait kualitas pembiayaan, rasio non-performing financing (NPF) gross berada di level 1,84% pada Juni 2026, naik dari 1,75% pada periode yang sama tahun lalu. Sementara NPF net berada di angka 0,41%.

Terkini