Banyak Peminat, MRT Jakarta Jajaki Naming Rights Stasiun Haji Nawi Benhil

Banyak Peminat, MRT Jakarta Jajaki Naming Rights Stasiun Haji Nawi Benhil
Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat. (Foto: NET)

JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) saat ini tengah mencari kerja sama dengan beberapa calon rekanan guna menggarap hak penamaan atau naming rights di Stasiun Haji Nawi serta Bendungan Hilir, mulai dari sektor perbankan sampai BUMD.

Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat mengutarakan hak penamaan tidak sekadar fokus pada unsur branding, melainkan juga untuk menunjang masing-masing rencana kolaborasi ke depannya sesuai dengan perusahaan terkait. Tuhiyat menuturkan proses pendekatan dengan calon rekanan telah berlangsung. 

MRT Jakarta kini terus berkoordinasi dengan sejumlah entitas potensial yang tertarik bekerja sama untuk naming rights di dua perhentian tersebut. 

"Penjajakan sudah ada, peminat juga sudah ada. Kami sedang berkomunikasi terus dengan para potensial mitra kami untuk bekerja sama di dua stasiun tersebut," kata Tuhiyat usai Peresmian Naming Rights Stasiun Blok A Visa, Selasa (11/8/2026).

Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta Farchad Mahfud mengatakan penentuan rekanan bakal disesuaikan dengan konsep penamaan perhentian yang sudah ada. 

MRT Jakarta pun belum membeberkan nama calon rekanan maupun jadwal pengumuman kerja sama tersebut. Farchad menyebut calon rekanan berasal dari berbagai bidang usaha. Ketertarikan datang antara lain dari perusahaan makanan dan minuman, perbankan, telekomunikasi, sampai badan usaha milik daerah. 

"Sektornya ada macam-macam ya. Ada food & beverage, ada sektor perbankan, ada sektor telekomunikasi dan lain sebagainya. Ada BUMD juga," katanya.

Teranyar, kerja sama dengan Visa menjadi salah satu wujud kolaborasi yang dibangun MRT Jakarta di luar unsur branding. Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari mengatakan kerja sama tersebut turut mencakup peningkatan pengalaman masyarakat dalam memakai transportasi umum. 

"Iya betul, seperti dengan Tap to Ride yang kemarin baru kami luncurkan. Jadi kami juga berharap experience untuk masyarakat Indonesia maupun turis mancanegara di mana pun mereka pergi bisa merasakan experience yang sama untuk menggunakan transportasi publik," kata Vira.

Saat ini, dari 13 stasiun MRT Jakarta, sebanyak 10 di antaranya sudah mempunyai hak penamaan yang didominasi oleh bidang perbankan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index