JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi telah membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk tingkat SMA sederajat tahun 2026 pada hari ini (27/7/2026).
Informasi yang dihimpun dari akun Instagram resmi @litbangdikbud milik Kemendikdasmen menyatakan bahwa proses pendaftaran ini berlangsung dari tanggal 27 Juli 2026 sampai dengan 27 September 2026.
"27 Juli - 27 September 2026," demikian yang tertulis di akun Instagram @litbangdikbud, Senin (27/7/2026).
Melalui unggahan tersebut, pihak Kemendikdasmen mengingatkan para siswa bahwa kesempatan mendaftar TKA hanya berlaku satu kali pada tiap-tiap tingkatan pendidikan.
Oleh sebab itu, sangat penting bagi siswa untuk memahami langkah-langkah pendaftaran TKA jenjang SMA sederajat 2026 secara tepat.
Adapun alur pendaftaran TKA SMA sederajat 2026 adalah sebagai berikut:
Menyiapkan berkas: Kumpulkan pas foto digital yang paling baru serta Surat Pernyataan Keikutsertaan yang telah ditandatangani oleh orang tua (beserta mata uji pilihan) ke pihak sekolah.
Pendaftaran via sekolah: Petugas operator sekolah akan mengurus pendaftaran tersebut secara langsung, sehingga siswa hanya perlu menunggu prosesnya selesai.
Pemeriksaan dan validasi: Pihak sekolah nantinya akan meminta siswa memeriksa kembali kelengkapan biodata pada Daftar Nominasi Sementara (DNS) sebelum kartu dan nomor peserta resmi dikeluarkan.
Sebelumnya, Kemendikdasmen mengabarkan adanya percepatan pada jadwal pendaftaran TKA untuk jenjang SMA sederajat.
Masa registrasi yang awal mulanya diagendakan mulai 18 Agustus 2026 kini dimajukan menjadi 27 Juli hingga 27 September 2026, yang berarti tiga minggu lebih awal dari jadwal semula.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Toni Toharudin menerangkan, langkah penyesuaian ini diambil demi memberikan keleluasaan waktu bagi tiap sekolah dalam memperbarui data siswa. Khususnya setelah dibukanya kembali sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pada 15 Juli 2026.
"Kami ingin memastikan bahwa data yang digunakan dalam pelaksanaan TKA dan Asesmen Nasional benar-benar yang terbaru. Sehingga tidak ada murid yang sebenarnya berhak justru tidak masuk sistem akibat datanya belum diperbarui," kata Toni dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (8/7/2026).
Toni menjelaskan bahwa durasi pendaftaran yang lebih lama ini akan memperbesar kesempatan sekolah untuk menjaring para siswa yang belum terdata selama ini. Hal tersebut menjadi solusi bagi wilayah yang terkendali masalah jaringan internet atau sekolah yang minim tenaga operator.
"Kualitas data tentunya menentukan hasil asesmen, karena begitu Dapodik dibuka pada tanggal 15 Juli ini, kami akan meminta satuan pendidikan untuk langsung bergerak melakukan verifikasi serta pembaruan data, tidak perlu menunggu sampai mendekati batas akhir pendaftaran," ujarnya.