Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pastikan Distribusi BBM Aman

Selasa, 21 Juli 2026 | 00:06:01 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Monitoring Distribusi BBM [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) senantiasa meningkatkan intensitas pengawasan operasional penyaluran bahan bakar minyak di seluruh daerah cakupan wilayah kerjanya demi menjamin ketersediaan pasokan energi bagi masyarakat dapat terlaksana secara maksimal.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, dalam keterangan resminya yang diterbitkan di Jakarta pada hari Selasa, mengemukakan bahwa aktivitas pemantauan dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan mencakup wilayah Aceh, Riau, serta Kepulauan Riau, sebagai strategi untuk mempertahankan ketahanan stok pasokan sekaligus mengantisipasi berbagai dinamika operasional di lapangan.

Menurut keterangannya, langkah optimalisasi pengawasan tersebut dieksekusi secara menyeluruh agar setiap perkembangan kondisi operasional mampu ditanggapi secara sigap, sehingga kualitas pelayanan publik kepada masyarakat tetap terjaga dengan baik.

"Kami terus memperkuat monitoring di seluruh wilayah operasional Regional Sumbagut. Upaya ini tidak hanya difokuskan pada wilayah yang sebelumnya mengalami peningkatan kebutuhan maupun penyesuaian distribusi, tetapi juga di seluruh area layanan agar keandalan pasokan BBM tetap terjaga dan masyarakat dapat terus memperoleh layanan energi secara optimal," ujar Fahrougi.

Di wilayah Provinsi Aceh, pihak Pertamina terus memaksimalkan kinerja operasional Integrated Terminal Lhokseumawe beserta Fuel Terminal Krueng Raya guna mengawal kelancaran alur pendistribusian BBM.

Temukan lebih banyak Referensi Geografis Ekonomi Olahraga

Sebagai bagian dari strategi penguatan operasional tersebut, durasi jam pelayanan terminal diperpanjang dari semula berkisar 8 jam menjadi 14 jam penuh per hari, termasuk dengan memberlakukan operasional aktif pada hari Minggu.

Di samping itu, frekuensi pemberangkatan armada mobil tangki ditingkatkan secara signifikan hingga mencapai sekitar 65 persen guna mendukung percepatan distribusi pasokan BBM.

Pertamina pun turut menerapkan optimalisasi skema pengalihan suplai atau alih suplai antarterminal, sehingga ketersediaan cadangan energi bagi masyarakat tetap terkendali.

Sementara itu di Provinsi Riau, menurut penjelasan Fahrougi, pihak Pertamina secara rutin melakukan pengecekan berkala terhadap ketersediaan volume stok BBM sekaligus memastikan kelancaran alur pengiriman melalui jalur logistik utama, termasuk kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang memegang peranan vital sebagai koridor distribusi menuju terminal BBM dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Langkah operasional tersebut dijalankan agar proses distribusi berjalan sesuai dengan target perencanaan serta seluruh kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara memadai.

Temukan lebih banyak Asia Tenggara & Kepulauan Pasifik Industri Jurnalisme & Berita Perang dan Konflik

Adapun untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau, imbuhnya, pihak Pertamina memastikan bahwa posisi cadangan stok BBM berada dalam status aman serta seluruh proses penyaluran ke setiap unit SPBU berlangsung secara lancar tanpa hambatan. 

Baca juga: Menjaga kontribusi bagi kedaulatan energi Baca juga: Pertamina optimalkan penyaluran Biosolar di Bengkulu Monitoring dilakukan secara berkesinambungan untuk menjaga keandalan distribusi di wilayah kepulauan, sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Selain memperkuat monitoring di lapangan, tambah Fahrougi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga terus meningkatkan koordinasi lintas fungsi dan bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran distribusi BBM di seluruh wilayah operasional.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan dan distribusi BBM, sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.

"Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga keandalan distribusi energi. Pertamina akan terus melakukan evaluasi dan langkah-langkah antisipatif agar masyarakat tetap memperoleh layanan energi yang aman, lancar, dan berkelanjutan," sebutnya.

Terkini