Strategi SIG Jaga Kinerja Positif hingga Akhir 2026

Strategi SIG Jaga Kinerja Positif hingga Akhir 2026
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR). (Foto: NET)

JAKARTA — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) memproyeksikan tren perbaikan kinerja bakal berlanjut hingga pengujung 2026, yang didukung oleh penguatan segmen ritel, pembangunan infrastruktur nasional, serta investasi hilirisasi industri.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengutarakan bahwa momentum kebangkitan permintaan semen dalam negeri yang mulai terasa sejak paruh pertama tahun ini diprediksi terus berlanjut hingga paruh kedua 2026. 

“Sejalan dengan permintaan semen nasional yang menunjukkan pemulihan seiring meningkatnya aktivitas konstruksi, infrastruktur, serta investasi industri dan hilirisasi, SIG optimistis prospek penjualan pada semester II/2026 tetap positif,” ujar Indrieffouny dalam paparan publik di BEI, Selasa (8/9/2026).

Guna memaksimalkan peluang ekspansi tersebut, perusahaan pelat merah bersandi saham SMGR ini menerapkan berbagai langkah strategis di pasar domestik. 

Pada lini ritel, perseroan memperkuat cengkeraman pasar di Jawa Barat lewat kebangkitan merek ikonis "Semen Kujang" serta kolaborasi bersama klub sepak bola Persib Bandung sebagai mitra resmi. 

Langkah taktis ini didukung oleh luasnya jaringan distribusi yang melibatkan lebih dari 300 distributor serta melayani lebih dari 63.000 toko ritel baik di tingkat domestik maupun regional. 

Di samping itu, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) turut dioptimalkan demi mewujudkan efisiensi rantai pasok yang optimal.

Sementara itu, untuk sektor semen curah dan proyek, emiten semen badan usaha milik negara ini bersiap memaksimalkan penyerapan lini produk semen hijau rendah emisi serta ragam solusi beton modern, seperti bata interlock presisi. Inovasi ini dihadirkan guna mendorong percepatan pembangunan perumahan, infrastruktur publik, hingga area kawasan industri smelter.

Capaian positif ini sekaligus memperkokoh fondasi pertumbuhan perseroan. Sepanjang semester pertama 2026, SMGR mencatatkan total volume penjualan menyentuh 18,28 juta ton atau mengalami lonjakan 5,6% secara tahunan (year on year/YoY), dengan penyerapan pasar domestik menyumbang 14,18 juta ton atau tumbuh 9,7% YoY. 

Peningkatan volume niaga ini mendongkrak perolehan pendapatan perseroan sebesar 13,1% YoY menjadi Rp17,65 triliun, yang sekaligus memperkuat landasan operasional serta efisiensi biaya dalam mengarungi dinamika industri semen nasional.

Dari aspek kapasitas dan ketahanan fundamental perusahaan, rekam jejak kinerja SIG kembali mendapatkan pengakuan lewat predikat peringkat tertinggi idAAA dengan prospek stabil yang disematkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index