Impack Pratama Investasi Rp250 Miliar untuk Pusat Pelatihan Polimer

Impack Pratama Investasi Rp250 Miliar untuk Pusat Pelatihan Polimer
PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) mengembangkan Impack Polymer Science Institute (IPSI) [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) mengalokasikan investasi sekitar Rp250 miliar guna mengembangkan Impack Polymer Science Institute (IPSI), sebuah pusat pembelajaran polimer bagi tenaga kerja yang dirancang sesuai kebutuhan industri plastik dan polimer.

Pengembangan IPSI direalisasikan melalui kemitraan strategis bersama SKZ–German Plastics Center (SKZ–Das Kunststoff Zentrum), salah satu institut plastik terdepan di Jerman yang memegang pengaruh global dalam teknologi polimer.

Direktur Utama Impack Pratama Industri Haryanto Tjiptodihardjo menyampaikan bahwa modal sekitar Rp250 miliar tersebut difokuskan untuk mendirikan IPSI sebagai pusat pembelajaran polimer berstandar internasional. Sarana tersebut akan membekali para lulusan SMA dan SMK dengan keahlian praktis serta berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Pengembangan IPSI merupakan investasi jangka panjang perseroan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Melalui kolaborasi dengan SKZ, kami berkomitmen menghadirkan pelatihan berstandar internasional untuk mendukung upaya pemerintah mengurangi pengangguran sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan dan pendapatan bagi masyarakat,” kata Haryanto dalam keterangan resmi, Senin (10/8/2026).

IPSI bakal menghadirkan tiga opsi program pelatihan, yaitu pelatihan dasar ilmu dan proses produksi polimer, pelatihan operator produksi, serta pelatihan operator pemeliharaan mesin dan peralatan industri.

Program IPSI dapat diakses oleh beragam latar belakang peserta, mulai dari lulusan SMK dan SMA, operator baru yang hendak memasuki dunia kerja, hingga tenaga kerja yang ingin memperdalam wawasan serta kompetensi di ranah manufaktur maupun pemeliharaan industri polimer.

Lewat pelatihan langsung (hands-on training) dan edukasi yang selaras dengan kebutuhan industri, IPSI diharapkan sanggup membuka peluang karier sekaligus mendongkrak tingkat kesejahteraan masyarakat, disamping membentuk tenaga kerja terampil dan siap pakai untuk menyokong pertumbuhan berkelanjutan industri polimer di Tanah Air.

Adapun SKZ yang menjadi mitra strategis IMPC dalam pendirian IPSI telah berdiri sejak 1961 dan berpengalaman lebih dari 60 tahun di bidang teknologi polimer. SKZ menampung hingga 13.000 peserta dan mengagendakan lebih dari 600 program pelatihan serta edukasi transfer pengetahuan tiap tahunnya.

Sementara itu, inti kegiatan usaha IMPC mencakup manufaktur dan distribusi bahan bangunan serta barang plastik. Portofolio produk perseroan terbagi ke dalam tiga segmen, yakni atap, façade, dan material. IMPC juga tetap mempertahankan posisi sebagai salah satu pemimpin pasar untuk produk-produk unggulannya yang dipasarkan lewat merek SolarTuff, TwinLite, dan Alderon.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index