JAKARTA - Bintang Real Madrid, Jude Bellingham, terpantau hadir langsung menyaksikan pertandingan persahabatan pramusim antara tuan rumah Birmingham melawan klub Liga Spanyol (LaLiga), Barcelona.
Dalam laga yang dihelat di St Andrew's @ Knighthead Park pada Jumat (31/7/2026) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB, Jude Bellingham yang tengah berlibur selepas Piala Dunia tampak mengenakan seragam anyar Birmingham.
Jude Bellingham menyaksikan bagaimana penyerang muda berbakat Barcelona, Hamza Abdelkarim, tampil luar biasa di atas lapangan.
- Baca Juga Lexus ES Generasi Terbaru Hadir di GIIAS
Pada pertandingan uji coba tersebut, Hamza Abdelkarim berhasil mencuri panggung utama meski usianya baru menginjak 18 tahun. Penyerang muda potensial itu memborong dua gol balasan bagi tim tamu melalui eksekusi penalti yang dingin serta penyelesaian akhir yang mematikan.
Meskipun waktu normal berakhir imbang 2-2 dan tuan rumah akhirnya menang 3-2 lewat adu penalti, penampilan brilian penyerang asal Mesir tersebut telanjur membekas.
Drama empat gol ini berawal saat August Priske memecah kebuntuan pada menit ke-31 untuk keunggulan tuan rumah. Namun, Hamza Abdelkarim merespons dengan cepat dan menyamakan kedudukan melalui titik putih sesaat sebelum peluit turun minum dibunyikan.
Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60 untuk membawa tim tamu berbalik unggul, sebelum akhirnya Jhon Solis memaksakan hasil imbang delapan menit berselang.
Aksi cemerlang striker muda ini langsung mendapat sorotan positif serta pujian setinggi langit dari sang pelatih kepala.
"Saya pikir Abdelkarim sangat rendah hati, dia memiliki karakter yang baik, mentalitasnya bagus," kata manajer Barcelona, Hansi Flick, dikutip dari BBC Sport, Sabtu (1/8/2026).
“Dia punya potensi - potensi yang sangat besar. Sebagai seorang striker, Anda harus berada di sana. Jika ada situasi di dalam kotak penalti, Anda harus berada di sana dan dia melakukannya. Itu memberinya banyak kepercayaan diri untuk minggu depan.”
“Anda bisa melihat dia memiliki banyak potensi, seperti banyak pemain lainnya. Yang terpenting adalah mereka menunjukkan kualitas mereka.”
"Saya sangat menghargai ini. Kualitasnya bagus, intensitas dan atmosfer bersama para pemain muda ini, sungguh menyenangkan bekerja dengan kami," lanjutnya.
Hamza Abdelkarim sejatinya baru didatangkan ke tim utama pada musim panas ini dengan mahar 1,5 juta euro (sekitar Rp 31,1 miliar) plus bonus dari Al-Ahly, setelah sempat merumput bersama tim lapis kedua dengan status pinjaman.
Kelihaiannya mencetak gol membawanya menembus skuad senior timnas Mesir di Piala Dunia, di mana ia didapuk sebagai calon penerus peran vital Mohamed Salah di masa depan.
Kini, peluangnya untuk tampil reguler di skuad utama semakin terbuka lebar menyusul kepergian Robert Lewandowski ke Chicago Fire, ditambah absennya Lamine Yamal serta deretan pilar lain usai membela negara masing-masing.
Situasi ini diperkuat oleh fakta bahwa masa pinjaman Marcus Rashford dari Manchester United tidak dipermanenkan oleh pihak klub.
Mengulas proses terciptanya dwigol sang pemain pada laga kali ini, sang juru taktik menilai penyerang andalannya itu memiliki kecerdasan dan fisik yang mumpuni.
Gol pertamanya dari titik putih didapat seusai pelanggaran Christoph Klarer, sementara gol kedua lahir lewat kejelian memanfaatkan kelengahan kiper James Beadle dalam mengamankan bola.
“Dia melakukan pressing dengan intensitas tinggi dan seperti yang Anda lihat dalam latihan dengan umpan silangnya, dia ada di sana dan dia sangat bagus dalam duel udara dan inilah yang kami butuhkan.”
“Dia masih sangat muda, tetapi kami mencoba memberikan semua yang kami miliki agar dia bisa berkembang, dan ini adalah hal yang paling penting.”
"Kami memiliki banyak pemain berbakat dengan kualitas luar biasa, tetapi yang terpenting adalah mereka bermain dan kami dapat melihat potensi mereka," pungkasnya.