Pulih Cedera, Beaven Sibanda Incar Sabuk Juara WBC

Pulih Cedera, Beaven Sibanda Incar Sabuk Juara WBC
Talenta muda asal Afrika, Beaven Sibanda, telah sembuh dari cedera parah. (Foto: NET)

JAKARTA - World Boxing Council (WBC) menyampaikan bahwa talenta muda asal Afrika, Beaven Sibanda, telah sembuh dari cedera parah dan siap naik ring lagi demi melanjutkan ambisinya mengejar sabuk juara dunia di kelas minimum (47,6 kg).

"Beaven Sibanda akhirnya akan kembali beraksi pada September, mengakhiri absen panjangnya akibat cedera tendon achilles yang serius," demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Petinju berbakat kelahiran Zimbabwe tersebut mendapat cedera pada Agustus 2025 ketika melakukan sesi uji tanding atau sparring. 

Situasi ini membuatnya terpaksa batal tampil dalam jadwal pertahanan gelar International Boxing Federation (IBF) kelas minimum yang sudah diagendakan, serta harus menempuh tindakan operasi guna menyembuhkan robekan pada tendon achilles-nya.

Masa pemulihannya berjalan lebih lambat daripada estimasi awal. Sibanda bahkan harus merelakan kesempatan beradu dalam perebutan gelar juara dunia WBC pada awal tahun ini lantaran timnya menganggap keadaan fisiknya belum sepenuhnya fit untuk bertanding di level elite.

Walaupun mesti absen dalam periode yang relatif lama, petinju dengan julukan "The One" ini tetap masuk dalam hitungan di deretan petinju kelas minimum dunia. 

Di usianya yang menginjak 24 tahun, Sibanda masih berada di posisi yang kompetitif pada ranking dunia dan dinilai punya kans besar untuk kembali bersaing memperebutkan mahkota juara dunia.

Dalam perjalanan karier profesionalnya, Sibanda mengemas rekor sembilan kemenangan tanpa sekalipun kalah, yang mana empat di antaranya didapat lewat knockout (KO). 

Nilai impresif yang tak terkalahkan ini menjadi pembuat dirinya tetap dinilai sebagai prospek paling utama dari Afrika pada divisi kelas minimum, walau sempat kehilangan momentum akibat cedera panjang.

Sebelum diterpa cedera, Sibanda memperlihatkan progres yang meyakinkan lewat torehan rentetan kemenangan krusial yang membawanya masuk ke lingkaran penantang gelar dunia. 

Aksi gemilang itu memberinya kepercayaan untuk memperoleh peluang mempertahankan gelar IBF sekaligus meretas jalan menuju perebutan sabuk juara dunia versi WBC.

Petarung asal Harare tersebut secara luas dinilai sebagai salah satu kandidat terkuat yang bakal mendominasi divisi strawweight di masa depan. 

Kecepatan pukulan, kedisiplinan dalam bertahan, serta kecakapan mengontrol ritme duel menjadi senjata andalan yang membuatnya sangat diperhitungkan di kalangan petinju muda kelas tersebut.

WBC menegaskan bahwa momen kembalinya Sibanda ke atas ring pada September mendatang bakal menjadi titik krusial dalam kariernya.

Usai melewati masa rehabilitasi dan program pemulihan ketat selama berbulan-bulan, ia bertekad menunjukkan bahwa dirinya tetap menjadi salah satu kekuatan raksasa di divisi kelas minimum sekaligus meneruskan langkah untuk mendapat peluang menyabet sabuk juara dunia WBC.

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index