JAKARTA — Nominal jual bahan bakar minyak (BBM) pada berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terpantau belum mengalami pergerakan hingga 25 Juli 2026. Seperti diketahui, kebijakan perubahan harga BBM rutin diterapkan pada tiap awal bulan.
Saat ini, pihak Pertamina, Shell, BP-AKR, serta Vivo masih mempertahankan ketetapan harga jual lama menjelang momentum penyesuaian berikutnya pada tanggal 1 Agustus 2026. Langkah koreksi harga terakhir kalinya diterapkan pada permulaan Juli kemarin.
Pada awal Juli 2026, Pertamina diketahui memangkas nilai jual untuk deretan BBM nonsubsidi, khususnya tipe diesel serta bensin dengan angka oktan tinggi. Kebijakan penurunan tersebut menyasar produk Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan juga Dexlite.
Nilai jual Pertamax Turbo kini berada di angka Rp19.300 per liter, terdapat penurunan sekitar 7% dari periode bulan lalu yang sempat menyentuh Rp20.750 per liter.
Pada saat yang sama, Pertamina Dex dilepas senilai Rp21.150 per liter atau merosot mendekati 15% dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp24.800 per liter. Sementara jenis Dexlite ikut terkoreksi turun dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter.
Di lain sisi, nominal jual Pertamax (RON 92) terpantau konisten pada angka Rp16.250 per liter sejak periode Juni 2026. Tren serupa juga terjadi pada varian Pertamax Green 95 yang tetap dipasarkan senilai Rp17.000 per liter.
Untuk kategori BBM bersubsidi, pihak pemerintah masih belum mengambil langkah penyesuaian tarif. Jenis Pertalite tetap ditawarkan senilai Rp10.000 per liter, dan produk Biosolar bertahan di angka Rp6.800 per liter.
Jaringan SPBU BP-AKR turut mengimplementasikan koreksi tarif pada permulaan Juli dengan memotong nilai jual BP Ultimate Diesel menjadi Rp21.340 per liter, dari nominal awal sebesar Rp25.060 per liter.
Di samping itu, nominal untuk jenis BBM keluaran BP lainnya terpantau belum bergerak. Produk BP 92 tetap ditawarkan Rp16.670 per liter dan varian BP Ultimate dipatok pada tarif Rp17.240 per liter.
Pihak Shell Indonesia juga ikut memangkas nilai jual Shell V-Power Diesel menjadi Rp21.340 per liter, dari angka sebelumnya sebesar Rp24.490 per liter. Sementara itu, tarif untuk Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tercatat belum dipublikasikan pada daftar tarif paling baru.
Pada sisi lainnya, Vivo terpantau masih mempertahankan ketetapan harga BBM yang telah dirilis pada awal Juli. Tipe Diesel Primus ditawarkan senilai Rp21.340 per liter, Revvo 92 dilepas pada angka Rp16.670 per liter, sedangkan varian Revvo 95 dihargai sebesar Rp17.240 per liter.
Berikut Daftar Harga BBM per 25 Juli 2026:
Pertamina
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax (RON 92): Rp16.250 per liter
- Pertamax Green 95 (RON 95): Rp17.000 per liter
- Dexlite: Rp19.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp21.150 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.300 per liter
BP-AKR
- BP 92: Rp16.670 per liter
- BP Ultimate: Rp17.240 per liter
- BP Ultimate Diesel: Rp21.340 per liter
Shell
- Shell V-Power Diesel: Rp21.340 per liter
- Shell Super: belum diumumkan
- Shell V-Power: belum diumumkan
- Shell V-Power Nitro+: belum diumumkan
Vivo
- Diesel Primus: Rp21.340 per liter
- Revvo 92: Rp16.670 per liter
- Revvo 95: Rp17.240 per liter