JAKARTA - Eks penguasa takhta tertinggi kelas super menengah (76,2kg) Saul "Canelo" Alvarez memastikan diri akan kembali bertarung di atas ring menghadapi Christian Mbilli pada 31 Oktober 2026 mendatang yang bertempat di Riyadh, Arab Saudi.
"Sekarang semuanya sudah baik-baik saja, saya siap berlatih dan kami akan bertarung pada 31 Oktober," kata Saul "Canelo" Alvarez dalam laporan ESPN yang dipantau di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Megabintang tinju sejagat asal Meksiko yang dahulu menguasai sabuk juara WBC, WBA, IBF, dan WBO tersebut bakal menantang sang jawara baru di kelas super menengah, Christian Mbilli, untuk menjawab ketidakpastian mengenai kelanjutan masa depan karier tinjunya.
Pertarungan mendatang bakal menjadi aksi perdana Canelo di atas ring setelah ia ditumbangkan lewat kekalahan angka mutlak oleh Terence Crawford pada September 2025.
Bentrokan besar antara Canelo dan Mbilli awalnya dijadwalkan pada 12 September, namun laga itu harus diundur sejak bulan Juni lalu.
Ia membeberkan bahwa mundurnya jadwal tersebut murni karena problem personal serta komitmen kedisiplinan dalam berlatih yang senantiasa ia pertahankan. Canelo menegaskan tidak mau memulai pemusatan latihan jika konsentrasinya belum sepenuhnya bulat.
"Saya selalu sangat disiplin dengan latihan saya dan (saat itu) saya belum siap untuk masuk ke pemusatan latihan. Itulah alasan mengapa saya menunda pertarungan ini, karena saya harus menyelesaikan urusan keluarga terlebih dahulu," katanya.
Hasil buruk dari Crawford pada tahun lalu menjadi kekalahan pertama yang dialami Canelo sejak bulan Mei 2022.
Walaupun Canelo sebelumnya sempat mengutarakan hasrat untuk menggelar duel ulang, kans itu dipastikan sirna setelah Crawford memilih gantung sarung tinju dari arena profesional pada Desember 2025.
Perjalanan petarung pemilik rekor mentereng dengan 62 kemenangan (39 knockout), tiga kekalahan, dan dua kali imbang tersebut juga sempat tersendat lantaran mesti naik meja operasi siku pada Oktober 2025 guna menyembuhkan cedera lamanya.
Sementara di pihak lawan, Christian Mbilli yang bermarkas di Montreal, Kanada, menantang dengan catatan mengagumkan yang belum pernah terkalahkan, yakni mengantongi 29 kemenangan (24 knockout) dan sekali hasil imbang.
Mbilli menyandang predikat juara dunia penuh WBC pada Januari 2026, berselang sebulan setelah Crawford pensiun sekaligus melepaskan sabuk juaranya.
Di pertarungan pamungkasnya, Mbilli meraih hasil split draw saat berhadapan dengan Lester Martinez dalam partai tambahan laga Canelo kontra Crawford.
Saat ini, Mbilli tengah bersiap menghadapi tantangan besar dalam pertarungan yang dijadwalkan mentas di Riyadh pada akhir Oktober nanti.