Alwi Farhan Langsung Tatap Kejuaraan Dunia Usai Kalah di China Open

Alwi Farhan Langsung Tatap Kejuaraan Dunia Usai Kalah di China Open
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan. (Foto: NET)

JAKARTA - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, segera memindahkan fokusnya menuju Kejuaraan Dunia 2026 yang akan digelar di India pada 17-23 Agustus mendatang. 

Keputusan ini diambil setelah perjalanannya langsung kandas di babak pertama China Open 2026 yang berlangsung di Changzhou, China, pada Rabu.

Alwi harus mengakui keunggulan utusan India, Ayush Shetty, lewat pertarungan ketat tiga gim yang berakhir dengan skor 17-21, 21-5, 17-21.

“Setelah ini saya akan langsung alihkan fokus ke depan untuk Kejuaraan Dunia,” kata Alwi dalam keterangan resmi PBSI setelah laga.

Menurut Alwi, hasil negatif ini menjadi sebuah evaluasi berharga bagi dirinya ketika harus menjalani kompetisi yang terjadwal secara berturut-turut. 

Hal utama yang disorotinya adalah kecepatan dalam mengembalikan kesiapan fisik serta psikologis setelah berjuang habis-habisan di ajang sebelumnya.

“Pelajaran lagi hari ini bagaimana ketika di turnamen pertama sudah all out dan habis-habisan, persiapan back to back turnamennya atau minggu keduanya harus bisa lebih baik lagi. Dari fisiknya, mentalnya, pikirannya harus cepat balik, cepat reset,” ujar Alwi.

Pada laga tersebut, Alwi sebenarnya sempat menunjukkan sinyal kebangkitan setelah tertinggal di gim pertama dengan menyabet kemenangan telak 21-5 pada gim kedua.

Akan tetapi, performa apik itu gagal dijaga pada gim penentu. Alwi memaparkan bahwa strategi yang dirancang setelah perpindahan lapangan di paruh gim ketiga justru tidak terealisasi secara maksimal.

“Di gim ketiga setelah interval saya sebenarnya punya keuntungan dan sudah disiapkan akan bermain seperti apa tapi memang tidak sesuai yang diinginkan,” kata Alwi.

Bukan cuma kendala stamina dan mental, Alwi juga mengungkapkan bahwa hembusan angin di arena pertandingan cukup menyulitkan dirinya dalam mengeksekusi strategi bermain.

Di sisi lain, Ayush dianggap mampu memperlihatkan transformasi taktik di area depan net dan menyajikan beragam pukulan yang membuat Alwi tidak dapat bermain dengan tenang.

“Kondisi lapangan di sini memang sangat berangin jadi agak tricky untuk menerapkan pola permainan. Ayush berubah sangat banyak dari permainan depannya, variasinya beberapa kali membuat saya tidak merasa nyaman,” ujar Alwi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index