JAKARTA - Produsen kendaraan listrik Smart saat ini telah menginjak fase akhir dari pengembangan Smart #2. Kendaraan tersebut tengah melewati tahapan pengujian fisik di sejumlah negara menjelang peluncurannya dalam ajang Paris Motor Show pada Oktober 2026 mendatang.
Disiarkan oleh Carnewschina pada Senin (20/7) waktu setempat, mobil berkonfigurasi dua pintu ini sedang dicoba di jalanan umum beserta beberapa fasilitas khusus.
Langkah ini diambil demi memastikan aspek performa, keselamatan, serta kenyamanan kendaraan terpenuhi sebelum akhirnya diproduksi secara massal.
Smart #2 sendiri membawa konsep mobil kompak berkapasitas dua tempat duduk dengan sistem penggerak roda belakang. Kendaraan tersebut pun tetap mengaplikasikan filosofi desain milik Smart fortwo, yakni memposisikan roda sedekat mungkin ke area sudut bodi.
Melalui rancangan ini, ruang kabin bisa dimaksimalkan dengan optimal walaupun ukuran dimensinya terbilang ringkas.
Proses validasi dijalankan di bermacam-macam fasilitas, mulai dari sirkuit pengujian, terowongan angin, ruang akustik, rig empat tiang yang dilengkapi pengatur suhu, sampai area jalan raya.
Ragam pengujiannya meliputi manuver perpindahan jalur darurat, performa berkendara di permukaan basah, tingkat NVH (Noise, Vibration and Harshness), kekuatan menahan benturan trotoar, hingga simulasi melewati lubang jalanan yang dalam.
Chief Technology Officer Smart Global, Yang Jun, mengatakan rangkaian pengujian tersebut bertujuan memastikan kendaraan memiliki standar keselamatan, stabilitas berkendara, serta kenyamanan kabin yang sesuai sebelum dipasarkan.
Di sisi lain, pihak perusahaan masih belum membagikan data validasi ataupun hasil pengujian tersebut secara mendetail.
Melihat sisi teknisnya, Smart #2 dirancang memakai Electric Compact Architecture (ECA) serta dilengkapi struktur keselamatan tridion versi paling baru.
Sepanjang proses pengembangannya, jajaran insinyur juga menyelaraskan karakter suspensi, sistem kemudi, kekakuan sasis, dan struktur bodi demi meningkatkan kualitas berkendara.
Merujuk pada versi konsep yang sempat dipamerkan dahulu, Smart #2 dibekali baterai dengan kapasitas 35,7 kWh yang diestimasikan bisa menjangkau jarak kurang lebih 300 kilometer lewat standar WLTP. Kendaraan ini pun diklaim dapat mengisi daya DC dari 10 sampai 80 persen dengan durasi kiranya 20 menit.
Kendati begitu, Smart memberikan penegasan bahwa spesifikasi tersebut masih berdasarkan pada mobil konsep dan belum menjadi spesifikasi final untuk model yang diproduksi massal.
Smart #2 bakal menjadi bagian dari strategi peluncuran lini produk baru pihak perusahaan pada 2026, berdampingan dengan Smart #6.
Kedatangannya menjadi representasi dari langkah Smart dalam memperlebar portofolio kendaraan listrik global mereka, setelah meluncurkan Smart #1, Smart #3, #5, dan #6 di berbagai pasar.