MAPI Bawa Ace Hardware Kembali ke RI, Gerai Perdana Buka Agustus 2026

MAPI Bawa Ace Hardware Kembali ke RI, Gerai Perdana Buka Agustus 2026
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). (Foto: NET)

JAKARTA – Perusahaan ritel PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) bersiap menghadirkan kembali jaringan toko Ace Hardware ke pasar Indonesia. Keputusan ini diambil setelah lisensi merek tersebut tidak lagi dipegang oleh Kawan Lama Group.

Wakil Presiden Direktur MAPI, V.P. Sharma, mengungkapkan bahwa kesempatan ini terbuka sewaktu pemilik lisensi utama Ace Hardware tengah berburu mitra baru untuk kawasan Indonesia. Sebelum mengambil langkah besar ini, pihak MAPI terlebih dahulu menjalin komunikasi dengan Kawan Lama Group. 

Proses diskusi tersebut bertujuan untuk mengetahui latar belakang di balik selesainya kerja sama mereka dengan Ace Hardware. Dari hasil pembicaraan, diketahui bahwa berhentinya kemitraan itu murni merupakan bagian dari langkah strategis yang diambil oleh Kawan Lama Group. 

MAPI kemudian melanjutkan proses dengan melakukan pendekatan langsung ke prinsipal Ace Hardware serta menyusun studi kelayakan demi melihat potensi pasar merek ritel tersebut di tanah air.

"Pada akhirnya, kami menilai kerja sama ini merupakan bentuk diversifikasi yang masih relevan dengan bisnis MAP Group. Kami memang selalu mencari peluang untuk masuk ke sektor-sektor baru," kata Sharma di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Sharma menambahkan bahwa MAPI telah memiliki rekam jejak yang matang dalam mengelola dan membesarkan merek-merek skala global. Salah satu bukti nyatanya adalah kolaborasi bersama Apple yang diinisiasi sejak tahun 2019. 

Lini bisnis tersebut kini telah bertransformasi menjadi salah satu penyumbang keuntungan yang signifikan bagi perusahaan. Kendati demikian, MAPI berkomitmen untuk tetap waspada dan penuh perhitungan saat menjejaki sektor usaha yang baru. 

Oleh karena itu, proses ekspansi jaringan toko Ace Hardware bakal digulirkan secara bertahap, sembari terus mendalami dinamika pasar dan pola operasional di Indonesia.

Toko pertama Ace Hardware di bawah manajemen baru ini ditargetkan mulai beroperasi di wilayah Jabodetabek pada akhir Juli atau awal Agustus 2026. Pihak manajemen akan memantau jalannya operasional serta tingkat keuntungan dari gerai pertama ini sebelum memutuskan untuk bergerak lebih agresif ke daerah-daerah lain. 

Pada fase awal ini, perusahaan memproyeksikan pembukaan sekitar lima hingga tujuh toko terlebih dahulu. Langkah ini diambil untuk menguji ketahanan finansial dari setiap toko agar target profitabilitas dapat tercapai dengan kepastian yang matang.

"Setelah kami memahami model bisnisnya dan memastikan bahwa bisnis ini mampu menghasilkan keuntungan, barulah kami akan melakukan ekspansi yang lebih cepat," jelasnya.

Menanggapi fenomena ini, Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo, berpandangan bahwa strategi yang dieksekusi MAPI tergolong tepat. Hal ini mengingat citra dan popularitas merek Ace Hardware yang sudah melekat kuat di benak konsumen Indonesia. 

"Namun, keberhasilannya akan bergantung pada strategi produk, harga yang kompetitif, dan kemampuan mengintegrasikan kanal offline dan digital," ucap Azis, Rabu (24/6/2026).

Senada dengan hal itu, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, memproyeksikan bahwa kehadiran Ace Hardware melalui anak perusahaan PT MAP Griya Adiperkasa Ritel akan semakin memperkaya portofolio dagang MAPI. 

Rekam jejak MAPI sendiri selama ini sudah sangat kuat di berbagai lini seperti produk olahraga, gaya hidup, mode busana, kuliner, hingga ekosistem gawai digital lewat Digimap. 

Ekspansi ke ranah perlengkapan rumah tangga serta perkakas gaya hidup ini dinilai mampu mengisi ceruk pasar potensial yang belum tergarap maksimal oleh perusahaan. Walau begitu, Nafan memberikan catatan bahwa rintangan yang membentang di hadapan MAPI terbilang besar.

"Namun, untuk langsung menguasai pangsa pasar ritel perbaikan rumah dalam jangka pendek, MAPI menghadapi tantangan yang tidak mudah dari sang mantan pemegang lisensi," tutup Nafan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index