TASPEN Hadirkan Kantor Cabang Ramah Lingkungan di Mamuju

TASPEN Hadirkan Kantor Cabang Ramah Lingkungan di Mamuju
Direktur Utama PT TASPEN (Persero) Rony Hanityo Aprianto. (Foto: NET)

JAKARTA – PT TASPEN (Persero) secara resmi membuka Kantor Cabang Mamuju di Sulawesi Barat (Sulbar) sebagai kantor cabang perdana yang mengusung konsep Environmental, Social, and Governance (ESG). 

Langkah ini diambil guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi para peserta sekaligus mempromosikan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan.

"Gedung ini memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sehingga limbah yang dibuang tidak merusak lingkungan. Kami sangat mengapresiasi adanya gedung yang dapat menjadi contoh penerapan prinsip keberlanjutan di Sulawesi Barat," kata Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam keterangan resmi TASPEN yang diterima, di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Agenda peresmian yang berlangsung pada 17 Juni tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PT TASPEN (Persero) Rony Hanityo Aprianto, jajaran Pemerintah Provinsi Sulbar, Pemerintah Kabupaten Mamuju, forum koordinasi pimpinan daerah, instansi vertikal, serta sejumlah perwakilan BUMN.

Gedung baru ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menitikberatkan pada aspek keberlanjutan, aksesibilitas, serta efisiensi operasional. 

Beberapa fitur unggulannya mencakup pemanfaatan pencahayaan alami, sarana yang ramah bagi penyandang disabilitas, teknologi akses biometrik melalui pengenalan wajah, serta sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL). 

Seluruh fasilitas tersebut disediakan untuk mendukung kebutuhan layanan bagi 31.991 peserta aktif dan 16.082 peserta pensiun TASPEN di Provinsi Sulbar, sekaligus mempertegas komitmen transformasi layanan perusahaan yang lebih berorientasi pada kebutuhan peserta.

Direktur Utama PT TASPEN (Persero) Rony Hanityo Aprianto menuturkan bahwa pendirian kantor cabang ini merupakan wujud nyata transformasi perusahaan dalam upaya meningkatkan mutu layanan bagi peserta. 

"TASPEN hadir untuk melayani para pensiunan dan peserta TASPEN di lima wilayah kabupaten pada Sulawesi Barat," ujar Rony.

Pihak perusahaan menjelaskan bahwa pembangunan gedung ini juga menjadi bagian dari strategi memperkuat layanan pasca berbagai tantangan yang sempat menerpa wilayah tersebut, termasuk dampak pandemi COVID-19 dan bencana gempa bumi di Mamuju dan sekitarnya. 

Selama periode pemulihan, TASPEN tetap memastikan aksesibilitas layanan bagi peserta melalui penyediaan posko khusus.

Ke depan, TASPEN berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan jaminan sosial bagi aparatur sipil negara serta pejabat negara. Hal ini akan diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan tata kelola perusahaan, serta penerapan prinsip-prinsip pembangunan yang bersifat inklusif dan ramah terhadap lingkungan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index