JAKARTA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) kembali menorehkan prestasi dengan masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Dalam pemeringkatan tersebut, WIKA sukses berada di posisi ke-328 untuk kawasan Asia Tenggara, urutan ke-67 di Indonesia, dan menempati peringkat ke-12 pada kategori Construction Engineering.
Prestasi ini merupakan bukti pengakuan atas peran WIKA sebagai pemain kunci di sektor konstruksi Asia Tenggara. Hal ini sekaligus menjadi cerminan dari konsistensi perusahaan dalam melaksanakan transformasi serta perbaikan kinerja yang berkelanjutan.
Sepanjang tahun 2025, WIKA berhasil mencatat perolehan kontrak baru senilai Rp17,46 triliun, yang menambah total kontrak berjalan menjadi Rp50,52 triliun. Dari operasional tersebut, Perseroan membukukan penjualan sebesar Rp20,45 triliun dengan laba kotor mencapai Rp1,13 triliun.
Margin laba kotor (Gross Profit Margin) perusahaan pun mengalami peningkatan, dari 7,9% pada 2024 menjadi 8,5% pada 2025, berkat penguatan bisnis inti di sektor infrastruktur, gedung, dan EPCC.
Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menuturkan bahwa kehadiran WIKA dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkokoh fundamental dan menjaga kelangsungan usaha.
“Pencapaian ini menjadi bukti bahwa langkah transformasi dan penyehatan yang dijalankan WIKA terus bergerak ke arah yang positif. Penguatan kinerja operasi, peningkatan margin, serta perbaikan struktur keuangan menjadi fondasi penting bagi Perseroan untuk menjaga daya saing dan memperkuat peran WIKA di industri konstruksi nasional maupun regional,” ujar Ngatemin.
Lebih lanjut, Ngatemin menyatakan bahwa perusahaan akan konsisten melanjutkan strategi penyehatan keuangan, yang mencakup penguatan operasional, percepatan penyelesaian piutang, restrukturisasi komprehensif, serta optimalisasi aset.
“WIKA meyakini bahwa proses transformasi ini membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemegang saham, kreditur, mitra kerja, hingga seluruh stakeholder. Oleh karena itu, Perseroan akan terus menjaga komunikasi yang intensif dan konstruktif untuk mendukung rencana penyehatan serta memperkuat posisi WIKA ke depan,” tambah Ngatemin.
Melalui capaian ini, WIKA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan performa operasional, menjalankan tata kelola perusahaan yang baik, serta mendukung pembangunan nasional lewat penyelesaian berbagai proyek strategis yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.