JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil membukukan laba bersih senilai Rp46 miliar, yang menandai pertumbuhan sebesar 380 persen jika dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu yang hanya mencapai Rp10 miliar.
"Perbaikannya sudah terlihat. Tinggal bagaimana langkah-langkah transformasi yang sudah berjalan ini terus dikawal agar kinerja perusahaan semakin kuat ke depan," ujar Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, dalam keterangan, Jumat (19/6/2026).
Dony memaparkan bahwa Danantara konsisten memacu peningkatan kinerja serta daya saing BUMN lewat transformasi bisnis. Langkah tersebut mulai membuahkan hasil memuaskan di PT SIG, yang membukukan peningkatan kinerja secara berarti sepanjang tahun 2026.
Secara akumulatif sampai Mei 2026 (year-to-date/YTD), SIG mengantongi laba bersih sebesar Rp152 miliar, setelah pada rentang waktu yang sama tahun sebelumnya masih mencatatkan rugi. Hasil tersebut merefleksikan keberhasilan dari berbagai agenda transformasi serta penguatan fondasi bisnis yang diterapkan perusahaan.
Seiring dengan kemajuan itu, pada 18 Juni 2026, Dony mengadakan pertemuan bersama Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, untuk mendiskusikan perkembangan performa perusahaan serta beragam inisiatif strategis yang dilakukan demi mengukuhkan posisi SIG di industri material bangunan nasional.
Diskusi tersebut mengulas kemajuan transformasi model bisnis yang telah diimplementasikan sejak Juli 2025, mencakup berbagai usaha peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi proses bisnis, penguatan fondasi perusahaan, serta langkah strategis dalam mendorong profitabilitas dan daya saing di tengah tantangan industri yang semakin kompetitif.
Pencapaian performa tersebut membuktikan bahwa transformasi yang diterapkan perusahaan mulai memberi dampak konkret terhadap stabilitas keuangan dan operasional perusahaan.
Di samping memperkokoh profitabilitas, langkah-langkah tersebut juga diharapkan mampu memperkuat resiliensi bisnis serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan beserta para pemangku kepentingan.
BP BUMN dan Danantara akan terus memantau agenda transformasi di lingkup BUMN demi menjamin setiap perusahaan sanggup meningkatkan kinerja, memperkuat daya saing, dan memberikan kontribusi terbaik terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Keberhasilan SIG menjadi salah satu bukti nyata penerapan transformasi yang berhasil memperbaiki fundamental dan menciptakan kinerja yang lebih sehat.