10 Hal Tak Terduga Ini Ternyata Mampu Lonjakan Gula Darah

10 Hal Tak Terduga Ini Ternyata Mampu Lonjakan Gula Darah
Ilustrasi - Seseorang yang mengkonsumsi kopi, hal tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah. (Foto: NET)

JAKARTA - Banyak individu keliru mengira hanya konsumsi makanan manis yang menyebabkan peningkatan gula darah. Faktanya, berbagai faktor lain yang sering dianggap remeh juga berpotensi memicu lonjakan glukosa dalam tubuh, termasuk pada individu yang tengah berupaya menerapkan pola hidup sehat.

Para ahli kesehatan menegaskan bahwa mengenali pemicu tersembunyi kenaikan gula darah sangat krusial, khususnya bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki risiko gangguan metabolisme.

Berikut adalah beberapa hal mengejutkan yang terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kadar gula darah Anda secara drastis mengutip CDC:

Terbakar sinar matahari Terbakar sinar matahari (sunburn) dapat menyebabkan gula darah naik karena tubuh menganggapnya sebagai cedera atau stres fisik. Ketika kulit terbakar matahari, terjadi peradangan dan kerusakan jaringan. 

Sebagai respons, tubuh melepaskan hormon stres. Hormon-hormon ini memberi sinyal kepada hati untuk melepaskan lebih banyak glukosa ke aliran darah agar tubuh memiliki energi untuk proses penyembuhan. Akibatnya, kadar gula darah dapat meningkat.

Pemanis buatan Meskipun masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, sejumlah studi mengindikasikan bahwa pemanis buatan dapat meningkatkan kadar gula darah.

Kopi Kafein dalam kopi berpotensi memicu lonjakan gula darah bagi sebagian orang, terutama mereka yang mengalami resistensi insulin. Respons tiap individu dapat bervariasi.

Kurang tidur Bagi Anda yang terbiasa begadang, tingkatkan kewaspadaan. Kurang tidur meski hanya satu malam dapat memengaruhi mekanisme tubuh dalam memproses insulin.

Ketika Anda kurang tidur, tubuh mengalami stres fisik dan melepaskan hormon kortisol. Hormon ini berperan sebagai "alarm" yang memicu hati untuk melepaskan glukosa lebih banyak ke dalam aliran darah, sekaligus menyebabkan sel-sel tubuh menjadi lebih resisten terhadap insulin.

Melewatkan sarapan Melewatkan atau menunda waktu sarapan terlalu lama berisiko mengganggu ritme metabolisme tubuh, sehingga kadar gula darah menjadi lebih sulit dikendalikan sepanjang hari.

Efek Somogyi Efek Somogyi (sering disebut rebound hiperglikemia) adalah kondisi pada penderita diabetes di mana gula darah turun terlalu drastis pada malam hari, menyebabkan tubuh melepaskan hormon stres yang memicu lonjakan gula darah tinggi di pagi hari.

Kondisi ini sebenarnya merupakan respon alami tubuh terhadap kejadian hipoglikemia atau kadar gula darah yang terlalu rendah pada malam hari atau dini hari. Ketika kadar glukosa dalam darah turun secara drastis di bawah batas normal, tubuh akan berusaha menyelamatkan diri dengan memicu mekanisme pertahanan biologis.

Fenomena fajar Fenomena fajar (dawn phenomenon) merupakan lonjakan kadar gula darah secara alami yang berlangsung antara pukul 03.00 hingga 08.00 pagi. Hal ini terjadi akibat respons hormonal tubuh yang bersiap menghadapi aktivitas hari baru.

Dehidrasi Kurangnya asupan cairan menyebabkan konsentrasi gula dalam darah menjadi lebih tinggi. Mengonsumsi air yang cukup membantu tubuh mengatur kadar glukosa dengan lebih efektif.

Semprotan hidung Terdapat beberapa semprotan hidung yang mengandung zat kimia tertentu yang memicu hati untuk memproduksi gula darah lebih banyak.

Penyakit gusi Kaitan antara penyakit gusi dan gula darah bersifat dua arah. Infeksi gusi yang parah dapat memicu peradangan di seluruh tubuh yang berdampak pada resistensi insulin. Dampaknya, kadar gula darah akan meningkat dan menjadi lebih sulit untuk dikendalikan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index